Pegiat media sosial yang dikenal sebagai pendukung Anies Baswedan, Eko Widodo mengatakan bahwa hanya partai berwatak feodal yang mendukung Pemilihan umum (Pemilu) 2024 digelar dengan sistem proporsional tertutup.
Diketahui, dari seluruh partai politik penghuni parlemen hanya PDI Perjuangan atau PDIP yang mendukung sistem proporsional tertutup.
“Hanya partai berwatak feodal yang dukung sistem proporsional tertutup,” kata Eko, melalui cuitannya di Twitter, Jumat(10/2/2023).
Lebih jauh, uji materi yang saat ini masih bergulir di Mahkamah Konstitusi (MK), menurut Eko sebagai kemunduran demokrasi jika tujuannya untuk penundaan pemilu.
“Jika gugatan ke MK punya tujuan penundaan pemilu artinya ini bukan saja kemunduran demokrasi tapi juga makar terhadap konstitusi,” jelasnya.
“Rakyat bersatu, lawan!” tegas Eko.
Diketahui, MK pada Kamis (9/2/2023) kembali menggelar sidang uji materiil, mengenai sistem proporsional terbuka sebagaimana diatur dalam Pasal 168 pada UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Qatar Ungkap Kemajuan Negosiasi AS-Iran, Harga Minyak Dunia Anjlok 4 Persen
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor