/
Rabu, 22 Februari 2023 | 13:56 WIB
Momen Mensos Risma Sujud di Bandung (Instagram @undecover.id)

Aksi sujud Menteri Sosial (Mensos) Tri Risma Harini menuai kritik dari publik. Aksi itu dianggap gimmick oleh sebagia netizen.

Diketahui, Mensos Risma melakukan aksi sujud di hadapan guru Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri A Pajajaran, Kota Bandung, Jawa Barat pada Selasa (21/2/2023). 

Saat itu Mensos Risma sujud usai dicecar pertanyaan soal janji hibah.

Lalu apakah sujud kepada selain Allah dibenarkan dalam Islam? Meski niat Risma saat itu adalah untuk meminta maaf terkait belum terealisasinya janji hibah.

Majelis Ulama Indonesia (MUI) pernah mengeluarkan pernyataan terkait sujud kepada selain Allah. Pernyataan MUI itu merespon aksi sujud massal yang dilakukan personel kepolisian di halaman Polresta Kota Malang yang dilakukan sebagai bentuk permintaan maaf kepada warga Malang pascatragedi Stadion Kanjuruhan yang menewaskan 131 orang.

Saat itu MUI menyatakan ulama mengharamkan sujud penghormatan atau permintaan maaf yang dilakukan selain untuk Allah SWT.

"Sujud minta maaf demi penghormatan kepada yang selain Allah tidak syirik tapi ulama mengharamkan," kata Ketua MUI KH Cholil Nafis melalui akun Twitternya pada Oktober 2022 lalu.

Dia mengatakan, sujud yang hukumnya syirik adalah sujud menyembah atau ibadah selain kepada Allah.

"Yang syirik adalah sujud ibadah karena itu hanya hak Allah SWT yang berhak disembah dan sujud kepada-Nya," tuturnya.

Baca Juga: Bukan Untung Malah Buntung, Hukuman Doni Salmanan Malah Nambah 2 Kali Lipat Karena Hal Ini

"Dan semua sujud kepada Allah baik yang di langit maupun yang di bumi..(Ar-Ra'd: 15)" sambungnya.

Diketahui Mensos Risma sujud pada guru yang mencecarnya soal janji hibah.

"Kita juga bukan untuk kepentingan pribadi Bu," ucap sang guru.

"Makanya Bu, kata saya kita berbagi," jawab Risma.

"Tapi tolong direalisasikan (janji hibah lahan)," ujar sang guru menimpali.

"Saya sujud," jawab Risma sambil bersujud ke kaki sang guru SLB Negeri A Pajajaran Kota Bandung.

Load More