Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mardani Ali Sera mengaku tak iri dengan kenaikan elektabilitas Partai NasDem--rekan di Koalisi Perubahan--berdasarkan hasil survei Litbang Kompas.
Menurutnya, kenaikan elektabilitas NasDem merupakan buah dari strategi partai pimpinan Surya Paloh itu yang lebih dulu mendeklarasikan Anies Baswedan sebagai bakal calon presiden (capres).
Mardani mengatakan, naik turun dalam survei merupakan hal yang wajar. Namun demikian, kata dia, hasil survei tetap menjadi cerminan untuk memperbaiki diri.
"Turun naik wajar, hasil survei selalu jadi cermin dan cambuk," cuit dia di akun Twitter-nya, @MardaniAliSera, dikutip Kamis (23/2/2023).
"Selama ini survei @PKSejahtera sering under representatif," lanjut Mardani.
Mardani menambahkan, partainya akan menyiapkan strategi baru demi mencapai target 15 persen suara di Pemilu 2024.
"Tapi yang utama terus melayani dan membela rakyat. Insya Allah PKS siap dengan jurus baru mencapai target 15%," ujarnya.
Demokrat dan PKS Merosot
Diketahui, berdasar hasil survei Litbang Kompas, elektabilitas NasDem di periode Februari 2023 naik menjadi 7,3 persen. Kenaikan cukup signifikan dibandingkan pada periode 24 September-7 Oktober 2022 sebesar 4,3 persen.
Baca Juga: Tiba di Kantor PKS Naik Delman, Anies Baswedan Disambut Simpatisan: PKS Menang Anies Presiden
Sedangkan elektabilitas Demokrat pada Februari 2023 sebesar 8,7 persen. Atau menurun jika dibandingkan Oktober 2022 sebesar 14 persen.
Sementara itu, PKS pada survei Litbang Kompas Februari 2023 mendapat elektabilitas 4,8 persen. Angka tersebut menurun dari sebelumnya 6,3 persen.
Sementara itu, hari ini PKS resmi melakukan deklarasi mengusung Anies Baswedan sebagai bakal capres. Deklarasi itu dilakukan di kantor DPP PKS, Jakarta Selatan.
"Dari deklarasi di kantor @PKSejahtera semoga sampai Istana berkantor urus rakyat dan negara, salam perubahan @aniesbaswedan," cuit Mardani.
Diketahui, Anies hari ini mendatangi kantor DPP PKS dengan delman. Prosesi pengantaran Anies disusul iring-iringan pula oleh drumben ketika mendekati Kantor DPP PKS.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
Pilihan
-
Hakim Andi Sebut Nadiem Makarim Seharusnya Dibebaskan
-
Selain 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Wajib Bayar Uang Pengganti Rp809,59 Miliar
-
Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara!
-
Jangan Puji Pemerintah karena Kerja: Mengapa Publik Begitu Mudah Terpesona?
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
Terkini
-
Dihentikan Brasil di Babak 32 Besar, Timnas Jepang Tetap Full Senyum Bawa Uang Rp69 M
-
Menyaksikan Kemegahan Tembok Besar China di Tengah Teriknya Beijing
-
Komunikasi Instan Tanpa Bergantung Internet, Ini Alasan Radio Profesional Masih Dibutuhkan
-
Sempat Diburu KPK, Bupati Kuansing dan Sekda Akhirnya Serahkan Diri
-
PGE Lumut Balai Tanam Ribuan Pohon, Perkuat Kelestarian Hutan Penyangga Energi Panas Bumi
-
Putus Cinta Berujung Polisi, Keluarga Korban Serahkan Pemuda Palembang Diduga Sebar Foto Bugil
-
Herman Deru Cek Langsung Usaha Sultan Muda Sumsel, Sebut Hasilnya Mulai Terlihat
-
Paus 13 Meter Terdampar di Permukiman Warga Banyuasin, Sempat Rusak Rumah hingga Diikat
-
Sudah Bayar Parkir, Mobil Pengunjung PS Mall Palembang Tetap Dibobol, Laptop dan iPad Raib
-
Viral Dugaan Kepulan Asap di Pongkor Bogor, Ini Kata Polisi