PKS melansir sejumlah nama bakal calon wakil presiden (cawapres) pendamping bacapres Anies Baswedan. Salah satunya Sandiaga Uno.
Menanggapi itu, Sandiaga Uno mengapresiasi hal tersebut. Namun ia menyebut bahwa politik dinamis--bisa sewaktu-waktu berubah.
"Sekarang ini kan dalam kontestasi demokrasi sudah memasuki tahapan selanjutnya. Partai politik sudah mulai menyiapkan aspirasi-aspirasi itu, tentunya kita apresiasi," ujar Sandiaga, Jumat (3/3/2023).
Ditanya mengenai sosok Anies yang pernah berduet dengannya saat memenangi Pilkada DKI Jakarta 2017, Sandiaga Uno menyebut Anies pribadi yang baik.
"Saya pernah bermitra dengan Pak Anies pada Pilgub 2017 dan menuai hasil positif," ujar Sandiaga.
"Namun sekarang kami berbeda tugas. Saya di Kementerian dibawa Presiden Jokowi dan di partai di bawah pak Prabowo. Kami mengusung konsep keberlanjutan dan percepatan pembangunan," papar Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) ini menjelaskan.
Selain itu, kata Sandiaga, narasi yang diusung pemerintahan Presiden Joko Widodo adalah bagaimana pembangunan yang sudah berlangsung selama delapan tahun lebih bisa dipercepat.
"Kita bukan ubah, tapi justru kita akselerasi, bukan kita ganti arahnya. Tapi, justru kita perkuat dengan capaian-capaian yang bisa dirasakan oleh masyarakat. Terutama mengenai masalah ekonomi bagaimana bisa lapangan kerja diciptakan, bahan pokok yang bisa terjangkau," paparnya.
"Bagaimana kita bisa memberi solusi peningkatan kesejahteraan masyarakat, itu yang menjadi fokus kami," kata Sandi menambahkan.
Baca Juga: Diam-Diam Prabowo dan Cak Imin Lakukan Pertemuan Tadi Malam, Bahas Deklarasi Capres-Cawapres?
Sebelumnya, Dewan Syuro PKS melansir sejumlah nama-nama bakal cawapres pendamping Anies Baswedan.
Seperti mantan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher), Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), dan Gubernur Jawa Timur Khofifah Parawansa serta Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddi Uno.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Begal Bersenjata Kembali Hantui Palembang, Perempuan Pulang Kerja Jadi Korban, Motor Raib
-
Pasutri di Pelalawan Eksploitasi Anak Jadi Manusia Silver, Paksa Setor Rp250 Ribu/Hari
-
Promo Alfamart Terbaru 14 Juni 2026: Diskon Scora, Sunsilk, Kahf, Rinso, hingga MamyPoko
-
Dasco Dukung Gebrakan 'Dedolarisasi' BI: Transaksi Triliunan ke China Cukup Pakai QRIS
-
Curanmor di Perumahan Bekasi Terungkap, Polisi Sita NMax dan Korek Api Berbentuk Pistol
-
Setelah Jakarta, Aksi 'Menuju Indonesia Bangkrut' Bakal Digelar di Palembang Senin Besok
-
Tiket Pesawat Mahal! Pengamat Bongkar Anomali Pajak 'Tersembunyi'
-
4 Pilihan Sheet Mask untuk Pria, Perawatan Wajah Anti Ribet
-
Roger Danuarta & Cut Meyriska Tegaskan Tak Terima Uang dari Hanania Group, Begini Fakta Sebenarnya!
-
Mensos Kunjungi Sekolah Rakyat Pekanbaru, Target Tambah Siswa di Riau