Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan program "Jabar Quick Response" yang ia gagas dan terapkan di Jawa Barat bisa ditiru oleh partai politik termasuk Partai Golkar.
Menurutnya, Golkar dapat hadir lebih cepat membantu masyarakat yang menghadapi masalah atau bencana jika memiliki program "Golkar Quick Response for Humanity".
"(Melalui Golkar Quick Response for Humanity), di mana ada masalah, tragedi kemanusiaan, kebencanaan, kita (Golkar) hadir,” ujar Ridwan Kamil, Senin (13/3/2023) dikutip dari Antara.
Ridwan Kamil memaparkan, ia mengusulkan Golkar memiliki program quick response itu tidak terlepas dari keberhasilan implementasi program "Jabar Quick Response" di Jawa Barat.
”Karena saya (selaku Gubernur Jawa Barat) ada program itu di Jawa Barat, sekarang saya bisa tidur nyenyak,” ujar dia.
Ridwan Kamil pun menyampaikan program "Jabar Quick Response" itu sudah menjadi sebuah sistem yang baik.
Sesuai dengan tujuan awalnya, program itu menjadi solusi dan pertolongan pertama bagi setiap persoalan kemanusiaan yang muncul di Jawa Barat. Sistem tersebut bahkan mampu bekerja 24 jam nonstop.
"Program itu untuk menolong karena selama manusia hidup, di situ ada masalah kemanusiaan,” ujar dia.
Berikutnya, dalam kesempatan sama, ia juga menyinggung alasan memilih bergabung dengan Golkar.
Baca Juga: Venue Piala Dunia U-20 2023, PSSI Sebut Kekurangan GBT Hanya Tempat Parkir
Ridwan Kamil mengatakan program sosial dan kemanusiaan yang dimiliki Golkar menjadi salah satu alasan dirinya ingin bergabung dengan partai berlambang pohon beringin itu.
Menurutnya, Golkar merupakan salah satu partai politik yang melayani masyarakat setiap saat, tidak hanya muncul pada saat menjelang atau mendekati masa pemilu.
Ia mencontohkan kehadiran Partai Golkar dalam membantu dan melayani masyarakat adalah saat terjadinya gempa di Cianjur, Jawa Barat.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- 6 Sepatu Puma Wanita yang Lagi Diskon 55 Persen di Toko Resmi, Ada Model Lari hingga Sneaker
Pilihan
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
Terkini
-
PPDB Jabar Harus Transparan: Semua Calon Siswa Punya Hak Sama, Stop Praktik Curang!
-
Simulasi Cicilan KPR Bank Sumsel Babel 2026: Cara Punya Rumah di Palembang dengan Angsuran Ringan
-
Review Leadership Mastery: Apakah Buku Ini Layak Jadi Kitab Wajib Para Pemimpin Masa Kini?
-
Toko Kosmetik di Sawah Besar Digerebek, Ternyata 'Gudang' Ribuan Butir Pil Tramadol dan Hexymer
-
Adhisty Zara Mendadak Menikah dan Umumkan Kehamilan, Ini Profil Tsaqib Sang Suami
-
Perkuat GCG and Efisiensi, Pengamat Apresiasi Tata Kelola BUMN
-
3 Mobil Bekas 1000cc Turbo: Pilih Raize-Rocky atau Nissan Magnite? Simak Perbandingan Jujur Pakar
-
Danantara Sumberdaya Indonesia Beroperasi, Pemerintah Masih "Buta" Soal Target Kinerja
-
Biaya Kuliah UIN Raden Fatah Palembang 2026: Daftar UKT Semua Jurusan dan Kelompok Pembayaran
-
Prabowo Bisa Berapa Bahasa? Kini Wajibkan Belajar Bahasa Prancis di Semua Sekolah