Partai Persatuan Indonesia (Perindo) besutan Hary Tanoesoedibjo membuktikan keseriusan mendukung Tuan Guru Bajang (TGB) Muhammad Zainul Majdi, sebagai bakal calon wakil presiden (cawapres) 2024.
Pengamat Politik Citra Institute Yusak Farchan mengatakan, dukungan Hary Tanoe kepada TGB sebagai cawapres menjadi bukti keseriusan Perindo untuk memperkuat fungsi parpol.
"Dalam membangun kaderisasi dan seleksi kepemimpinan politik nasional," katanya.
Dekan FISIP Universitas Sutomo itu menjelaskan cawapres kan tidak harus berasal dari partai politik besar atau partai papan atas. Asal ada dukungan rakyat, cawapres dari parpol kecil juga dimungkinkan.
Selama ini kata dia, nama-nama cawapres yang beredar juga lebih banyak muncul dan merepresentasikan wilayah barat dan tengah seperti Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Sandiaga Uno, Khofifah Indah Parawansa, Ridwan Kamil hingga Erick Thohir.
"TGB bisa merepresentasikan wilayah Timur sekaligus mewakili kalangan ulama dan birokrat," katanya menegaskan.
Menurut dia, sebagai mantan kepala daerah dua periode, TGB potensial menjadi cawapres. TGB juga tidak kalah pengalaman dengan Khofifah dan Ridwan Kamil yang sama-sama menjadi kepala daerah.
"TGB mewakili sosok multi karakter, politisi, ulama dan birokrat," ujarnya.
Dia berpendapat sebagai partai politik pendukung pemerintah, sebaiknya Perindo mengambil garis politik yang tegas untuk memastikan keberlanjutan program-program Jokowi.
Baca Juga: Tolak Timnas U-20 Israel, PA 212 Ancam Lakukan Aksi Lebih Masif: Kita Datangi Bandara
Sejauh ini menurut dia, ada tiga poros politik yang mewakili karakteristik keberlanjutan pemerintahan Jokowi yaitu poros PDIP, poros koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KIR) Gerindra dan PKB, dan Poros Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) yakni Golkar, PPP dan PAN.
"Perindo bisa mengambil posisi di antara tiga poros politik itu," katanya.
Dia menyarankan sebaiknya Perindo segera mengerucutkan dukungan bakal calon presiden, apakah Ganjar atau Prabowo. Mengingat politik endorsment Jokowi diberikan kepada lebih dari satu capres.
"Parpol nonparlemen seperti PSI saja sudah sebut nama capres," ujarnya.
Berdasarkan jadwal yang telah ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, pendaftaran bakal calon presiden dan wakil presiden dijadwalkan dimulai pada 19 Oktober sampai dengan 25 November 2023.
Sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum (UU Pemilu), pasangan calon presiden dan wakil presiden diusulkan oleh partai politik atau gabungan partai politik peserta pemilu yang memenuhi persyaratan perolehan kursi paling sedikit 20 persen dari jumlah kursi DPR atau memperoleh 25 persen dari suara sah secara nasional pada pemilu anggota DPR sebelumnya.
Saat ini, terdapat 575 kursi di parlemen sehingga pasangan calon presiden dan wakil presiden pada Pilpres 2024 harus memiliki dukungan minimal 115 kursi di DPR RI. Bisa juga, pasangan calon diusung oleh parpol atau gabungan parpol peserta Pemilu 2019 dengan total perolehan suara sah minimal 34.992.703 suara.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Takut Diamuk Massa, Alasan Sopir Truk Fuso Kabur Usai Tabrak Lari Tokoh Pramuka
-
137 Kali Karhutla, 305 Hektare Lahan Sudah Hangus, Ancaman Asap Besar Kembali Mengintai Sumsel?
-
Kebakaran Akibat Lilin Pengusir Lalat, Begini Kondisi Rumah Anisa Rahma setelah Sebulan Berlalu
-
Henri Curiga Kasus Roy Suryo Dikebut, Sebut Ada Upaya Cegah Ijazah Jokowi Diuji di Pengadilan
-
Di Tengah Sorotan Ekonomi, Prabowo Minta Rosan Buka Data Masuknya Investasi Asing ke Indonesia
-
Kembalikan Uang Hanania Travel, Dara Arafah Mengaku Lebih Kasihan dengan Para Korban
-
Ada Pemeliharaan Darurat, Ini Wilayah di Cianjur yang Alami Pemadaman Listrik Terencana
-
Dukung Portugal demi Ronaldo, Fadi Alaydrus Malah Jagokan Negara Ini Juara Piala Dunia 2026
-
5 Rekomendasi Sepatu Lokal Harga 200 Ribuan Kualitas Sultan
-
Tepis Isu Bermusuhan, Anisa Rahma Ungkap Isi Chat Pribadinya dengan Sarwendah di Tengah Masalah