Baru-baru ini sebuah video yang memperlihatkan seorang imam salat tarawih sambil live TikTok menyita perhatian publik.
Aksi imam salat tarawih yang menjalankan ibadah sambil live TikTok itu kemudian membuat publik heboh.
Apa yang dilakukan imam salat tarawih tersebut kemudian menuai beragam komentar termasuk dari pihak Mejelis Ulama Indonesia (MUI).
Dilihat dari video yang beredar di medsos, tampak seorang pria mengenakan gamis berwarna putih dengan sorban motif kotak-kotak menutup kepalanya.
Sang imam salat tarawih itu pun tampak khusyuk menunaikan salat Tarawih di sebuah masjid dalam video tersebut.
Setelah ditelusuri, imam salat tarawih itu ternyata adalah Gus Sholeh Pati, pengasuh TPQ "Ya Rasulallah" TGR.
Gus Sholeh Pati terlihat memimpin salat tarawih di sebuah masjid yang dipenuhi jamaah. Aksi live TikTok yang dilakukannya sontak menuai kontroversi netizen.
Tak sedikit yang menghujat aksinya, namun banyak juga yang menyebut hal itu sah-sah saja, bahkan ada yang memberi gift berupa bunga mawar hingga singa.
Ketua Komisi Fatwa MUI KH Asrorun Niam Sholeh pun kemudian turut buka suara terkait aksi imam salat tarawih sambil live TikTok itu.
Baca Juga: Viral Bocah Nangis Karena Dibully Teman, Respon Sang Ibu Bikin Emosi
Menurutnya, tindakan salat seperti itu diperbolehkan, asal pelaksanaan salat memenuhi syarat dan rukun dalam Islam.
Selain itu, Asrorun juga memandang perlu mengetahui motivasi imam tersebut memimpin salat tarawih sambil live TikTok.
Apakah hal itu dilakukan untuk memotivasi khalayak atau dilakukan sekedar untuk pamer.
"Kalau motivasinya untuk memberikan inspirasi kepada orang lain untuk salat, bagus. Tapi kalau motivasinya untuk pamer, bisa hilang pahalanya," kata Asrorun, dikutip dari video yang diunggah akun Instagram @terangmedia, Sabtu (25/3/2023).
Asrorun juga mengingatkan agar sebaiknya saat live di Tiktok atau media sosial, tidak meminta saweran.
Ia menjelaskan, salat merupakan ibadah yang bersifat pribadi, antara Tuhan dan hamba-Nya.
Berita Terkait
-
Viral Video Wanita Berkemben Sujud-Menari di Jalanan Medan, Polisi Ungkap Fakta Ini
-
Viral Bocah Nangis Karena Dibully Teman, Respon Sang Ibu Bikin Emosi
-
Viral Pria Salat Tarawih Pakai Kaos Gambar Cewek Seksi, Netizen: Ketahuan Jarang ke Masjid!
-
Viral Pecat Guru Pengkritik Ridwan Kamil, SMK Telkom Sekar Kemuning Cirebon Buka Suara
-
Ridwan Kamil Klarifikasi soal Guru di Cirebon Viral Dipecat Usai Kritik Dirinya, Tegaskan Tidak Antikritik
Terpopuler
- 5 HP Terbaru 2026 Baterai Jumbo 10.000 mAh: Tahan 3 Hari, Performa Kencang
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo Alfamart Hari Ini 2 Mei 2026, Menang Banyak Diskon hingga 60 Persen Kebutuhan Harian
- Promo Indomaret Hari Ini 1 Mei 2026, Dapatkan Produk Hemat 30 Persen
- 5 Cushion Waterproof dan Tahan Lama, Makeup Awet Seharian di Cuaca Panas
Pilihan
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
Terkini
-
Datangi Gedung Tegar Beriman, Massa Aksi Minta Bupati Bogor Sampaikan Aspirasi ke Dedi Mulyadi
-
Bojan Hodak Murka! Desak Bhayangkara FC Minta Maaf ke Marc Klok Soal Tuduhan Rasisme
-
Dilaporkan ke Bareskrim, Abu Janda hingga Ade Armando Dituding Provokasi Potongan Video JK
-
6 Sunscreen Lokal Non Comedogenic yang Aman untuk Kulit Berjerawat
-
Kiai Cabul di Pati Jadi Tersangka, Izin Ponpes Diusulkan Dicabut Permanen
-
Transaksi COD Facebook Berujung Todongan Senpi Rakitan: Menguak Skenario Begal Sadis di Way Kanan
-
Polda Jambi Tahan Mantan Kadisdik Varial Adhi Putra Terkait Kasus Korupsi DAK SMK Rp21,8 Miliar!
-
Kualitas Udara Jakarta Terburuk, Pramono Anung Janji Percepat Bus Listrik dan PLTSa
-
6 Tanaman Hias yang Bisa Menyerap Kelembapan, Ruangan Jadi Lebih Nyaman
-
Ribuan Warga Bogor Barat Geruduk Kantor Bupati, Tuntut Tambang Dibuka Kembali: Kami Harus Makan Apa?