Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Kabupaten Bogor kebingungan soal penindakan warung makan yang masih buka siang hari di puncak.
Kasatpol-PP Kabupaten Bogor, Iman Nagarasid menyebut kebingungan itu lantaran aturan melarang warung makan buka di bawah jam 3 sore, namun tidak sedikit rumah makan yang sembunyi-sembunyi buka di bawah jam yang ditentukan.
"Sebetulnya kita sudah melayangkan surat, dua surat, pertama dari Satpol-PP, keduanya dari Kesra Sekretariat Daerah (Setda)," kata Cecep, Rabu (29/3/2023)
"Itu sangat jelas, dalam surat tersebut bahwa untuk buka warung sudah ada waktunya, dari jam 3 sampai malam," lanjut dia.
Namun, disisi lain, dirinya ingin mengedepankan tolerasi beragama. Sebab, tidak sedikit masyarakat khususnya yang berwisata ke puncak merupakan warga yang bukan muslim.
"Namun, tolerasi antara umat beragama ini juga harus dipedomani. jangan sampai objek wisata, kan banyak pendatang yang non muslim, masa iya tidak boleh untuk makan," papar dia.
Sehingga, ia meminta pengunjung atau wisatawan yang berwisata ke Puncak untuk saling menghargai. Pun demikian dengan para pemilik warung makan, agar bisa menghargai yang sedang berpuasa.
"Silahkan buka, tapi pakai tolerasi umat beragama, dihalangi gordeng atau apa gitu. Saya tidak mengatakan boleh, tapi dalam surat tersebut silahkan kedepankan tolerasi umat beragam saling menghargai, jangan sampai makan sambil berjalan," tutup dia.
Baca Juga: Pencairan ADD Lambat, Iwan Setiawan: Saya Cuma Plt Bupati Bogor
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
Terkini
-
Banjir Hoki, 4 Shio Ini Diperkirakan Bernasib Baik pada 17 Mei 2026
-
Terpopuler: 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Bolehkah Kurban Utang atau Nyicil?
-
Masih Nongkrong di Kafe Saat Rupiah Anjlok? Pikirkan Lagi, Ini Risikonya buat Anak Kos
-
Datangi Lokasi Film Horor Salmokji, Frislly Herlind Kesurupan: Katanya Aku Harus Mati
-
Hasil BRI Super League: Kalahkan Dewa United, Persis Solo Jaga Asa untuk Bertahan
-
Buktikan Kualitas, Skuad Muda Kendal Tornado FC Borong Penghargaan di EPA Championship
-
Panik Anabul Sering Pilih-Pilih Pet Food? Ternyata Ini 5 Alasannya
-
Efek 'Semua Akan Baik-Baik Saja': Film Baim Wong Ini Sukses Bikin Penonton Minta Maaf ke Orangtua
-
Warga Jakarta Catat! CFD Rasuna Said Rehat Sejenak, Bakal Comeback Lebih Kece di Juni 2026
-
Niat Puasa Dzulhijjah 10 Hari Pertama 2026, Bacaan Arab dan Latin Lengkap