Nama Putri Delina baru-baru ini kembali menjadi perbincangan netizen kala tampil di podcast bersama Ashanty.
Nampaknya, pada kesempatan kali ini Putri Delina meluapkan keluh kesahnya selama ini menjalani hidup pasca sang ayah Sule dan Nathalie Holscher cerai.
Kala itu, Putri Delina mengaku dirinya mendapatkan hujatan cukup luar biasa dari netizen. Namun, dia hingga saat ini bisa terlepas dengan tenang.
Diketahui sebelumnya, Putri Delina sempat dituding sebagai penyebab perceraian Sule dan Nathalie Holscher hingga ramai dibully netizen.
Hal tersebut diungkapkan Putri di hadapan Ashanty kala menjadi bintang tamu di kanal YouTube NGOBROL ASIX. Sambil menangis, Putri mengungkapkan caranya melalui masa-masa sulit tersebut.
"Putri ini salah satu anak muda yang menurut aku kuat banget. Pernah diterpa, apa ya, dibully netizen sampai luar biasanya. Sampai aku menyaksikannya sendiri tuh, duh tega banget orang-orang omongannya gitu ya. Karena aku kan punya anak juga, aku adalah orang yang enggak bisa kalau anakku dibully gitu. Jadi ngelihat kamu dibully pasti orangtua kalian kan pada engga terima juga. Saat itu kamu bisa kuat tuh gimana caranya?" tanya Ashanty, dikutip Selasa (04/04/2023).
Untuk menghadapi bullying dari netizen, Putri memilih untuk tidak membuka media sosial selama beberapa waktu. Anak kedua Sule itu juga mengaku dirinya tidak hanya sekali saja mengalami bullying.
"Ya itu, Putri off semua social media," jawab Putri.
"Karena bisa dibilang ini tuh udah kesekian kali, dan mungkin yang paling booming- nya itu pas pada saat itu," tambahnya.
Baca Juga: Putus dari Faris, Nathalie Holscher Baru Nyesel Cerai dengan Sule, Terpaksa Rayakan Lebaran Sendiri
Meski sudah pernah dihujat sebelumnya, Putri menerima bullying paling parah pasca Sule dan Nathalie memutuskan bercerai.
Ashanty bahkan sampai mengaku tak tega kala melihat bullying yang diterima Putri kala itu.
"Mereka enggak tahu apa-apa. Mereka enggak tahu kebenaran, kenyataan. Ya apa yang mereka lihat, yaudah," kata Putri tak kuasa menahan tangis.
Ashanty lantas mempersilakan Putri untuk menangis. "Putri nangis aja kalau mau nangis. Boleh loh. Jangan ditahan loh," tutur Ashanty.
Lebih lanjut, Putri mengakui bahwa dirinya merasa tidak perlu memberikan klarifikasi ataupun mencari pembenaran pada saat itu karena ia sendiri tahu apa yang sebenarnya terjadi. Ashanty lantas memberikan motivasi dan semangat untuk Putri.
"Aku selalu percaya gini, mungkin saat ini kita akan dihujat. Tapi namanya Allah itu kan nggak tidur, suatu saat orang-orang yang menghujat kita tuh akan melihat perspektif yang berbeda dan melihat kenyataan. Kadang cepat, kadang lama, tapi ada waktunya. Makanya kan selalu orang bilang, 'Indah pada waktunya'," pungkas Ashanty.
Berita Terkait
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Buka Rekening BRI di Summarecon Bekasi, Nikmati Cashback Spesial BRImo!
-
200 Truk Kontainer di Tanjung Priok Diuji Emisi Demi Kejar Udara Bersih Pelabuhan
-
Andrie Yunus Alami Kecemasan Berat, KontraS Ungkap Kondisi Terkini
-
3 Juta KK Sudah Masuk Perlinsos Digital, Pemerintah Uji Sistem di 43 Daerah
-
Jepang-Rusia Memanas! Kunjungan Putin dengan Kapal Perang ke Kuril Bikin Tokyo Murka
-
Pergi Jauh, Tanah Air Tetap Jadi Rumah: Kisah Diaspora Memaknai Indonesia
-
91% Orang Indonesia Anggap Kesehatan Holistik Penting, Ternyata Bukan Sekadar Bebas Penyakit
-
Produksi Melimpah Harga Jatuh, Wakil Ketua DPRD Jateng Soroti Nasib Petani Garam
-
BTN dan PPATK Renovasi 20 RTLH, Bantu Wujudkan Hunian Layak bagi Keluarga Prasejahtera
-
Cerdas! Begini Langkah Kang Edai Mengubah Desa Kemiren Jadi Naik Kelas