/
Rabu, 05 April 2023 | 21:25 WIB
Ketua Umum PSSI sekaligus Menteri BUMN Erick Thohir saat berbincang dengan sejumlah pewarta di GBK Arena Jakarta, Jumat (10/3/2023). ([ANTARA/Bayu Kuncahyo])

Direktur Eksekutif Populi Center Rafif Pamenang Imawan menilai Erick Thohir tidak hanya unggul dari segi elektabilitas. Ia juga dapat membangun komunikasi positif dengan elite partai politik (parpol).

Keunggulan itu tidak dimiliki oleh banyak tokoh lainnya.

Karena itu Erick Thohir dapat menjadi kunci kemenangan di Pilpres 2024 dan mendatangkan keuntungan, jika dijadikan sebagai bakal calon wakil presiden (cawapres).

"Erick Thohir menjadi kunci penting, karena bagaimana pun juga Erick Thohir punya kemampuan mengelola kepentingan elite politik besar," kata Rafif, Rabu (5/4/2023).

Potensi kemenangan itu, lanjut dia, dikuatkan dengan keunggulan lain Erick Thohir, yakni mampu mengakomodasi semua kepentingan. Sehingga dia mudah diterima oleh seluruh elemen parpol.

"Bagaimana juga kepemimpinan militer yang hirarki itu akan berbeda dengan kepemimpinan politik yang harus kompromistis dan bisa mengelola konflik dan kepentingan dengan baik," tutur dia.

Berdasarkan jadwal Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, pendaftaran bakal capres dan cawapres dijadwalkan dimulai pada 19 Oktober sampai dengan 25 November 2023.

Sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum (UU Pemilu), pasangan capres dan cawapres diusulkan oleh partai politik atau gabungan partai politik peserta pemilu.

Di mana memenuhi persyaratan perolehan kursi paling sedikit 20 persen dari jumlah kursi DPR atau memperoleh 25 persen dari suara sah secara nasional pada pemilu anggota DPR sebelumnya.

Baca Juga: Efek Domino Polemik Piala Dunia U-20, Elektabilitas Ganjar Turun dan Erick Thohir Naik

Saat ini, terdapat 575 kursi di parlemen. Sehingga pasangan capres dan cawapres pada Pilpres 2024 harus memiliki dukungan minimal 115 kursi di DPR RI. 

Pasangan calon juga dapat diusung oleh parpol atau gabungan parpol peserta Pemilu 2019 dengan total perolehan suara sah minimal 34.992.703 suara. 

Load More