Publik dibuat heboh dengan kasus penempelan stiker QRIS palsu di sebuah masjid Nurul Iman, Blok M Square, Jakarta Selatan.
Dalam rekaman video CCTV masjid yang beredar viral di laman media sosial terlihat seorang pria dengan gaya parlente dan berbadan tambun dengan tenang menempelkan stiker QRIS palsu di kotak amal masjid Nurul Iman.
Tampak si pelaku mengenakkan kemeja lengan panjang warna biru dan celana panjang dengan warna senada. Aksi cukup tenang menempelkan stiker QRIS palsu dengan sesekali mengawasi area sekitar.
Kekinian, pihak kepolisian telah berhasil mengindentifikasi identitas pelaku. Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Ade Ary Syam Indradi menyebut pelaku berinisial IML.
Menurut Kombes Ade, pihaknya langsung cek TKP begitu mendapat laporan dari Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) di Pancoran.
"Kami langsung cek TKP setelah menerima laporan dari Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) di Pancoran tentang dugaan penipuan," ucap Kombes Ade seperti dikutip dari SuaraJakarta.id
"Kami akan komunikasi, melihat barang bukti, hingga gelar TKP guna mencari siapa yang telah mentransfer ke QRIS palsu tersebut," jelasnya.
Sementara itu, menurut Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan Kompol Irwandhy Idrus aksi pelaku terbilang modus penipuan yang baru.
"Untuk saat ini indikasinya sudah lebih dari satu lokasi yakni Kebayoran Lama, Pancoran, Pondok Indah, dan Kalibata," ungkapnya.
Sekertaris DKM Nurul Iman, Habibi, mengatakan sekitar 20 stiker dengan barcode palsu itu tersebar diberbagai titik area masjid yang ada di lantai 7 pusat perbelanjaan tersebut.
“Saya periksa ada di beberapa tempat. Di antaranya di pintu masuk, beberapa tiang masjid, kemudian ada juga di kotak amal yang ada di selasar,” kata Habibi.
Dalam aksinya, pelaku melakukan sabotase terhadap sumbangan resmi yang juga menggunakan QRIS. Pelaku meniban stiker QRIS yang asli, menggunakan barcode QRIS palsu yang mengatasnamakan pembangunan masjid.
Berita Terkait
-
Belajar dari Kasus QRIS Palsu Masjid, Inilah Cara Menghindari dari Penipuan
-
Masjid Istiqlal Diduga Ikut Jadi Target Aksi Penipuan Modus Palsukan Stiker QRIS untuk Sumbangan Digital
-
Polisi Dalami Identitas Pelaku Penipuan Modus QRIS Berkedok Renovasi Masjid di Jaksel
-
Kasus Penempelan Stiker QRIS Palsu di Masjid Jaksel, Polisi Selidiki
-
Puluhan Stiker QRIS Palsu Tersebar di Sekitar Masjid Nurul Iman Blok M Square
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Skenario Perang Nuklir Israel-Iran, Pakar: Opsi Terakhir yang Risikonya Terlalu Besar
-
7 Hal yang Wajib Diketahui Soal Kebijakan Angkot Puncak Diliburkan Saat Lebaran
-
Kronologis Mobil Berisi Bom Tabrak Sinagoge Michigan: 140 Anak Nyaris Jadi Korban, 30 Orang Dirawat
-
Dukung Pemkab Bogor, Ketua DPRD Sastra Winara Ajak Masyarakat Rayakan Idul Fitri di Pakansari
-
Nekat Narik Angkot dan Becak di Jalur Mudik Jabar, Ini Sanksinya
-
AS Diteror Mantan Tentaranya Sendiri: Tembaki Kampus, 4 Orang Jadi Korban
-
Menegangkan! Evakuasi Bayi 3 Hari Lewat Jendela Saat Banjir 1 Meter Kepung Ciledug
-
Terbukti Pungli Miliaran ke Ribuan Guru, Pejabat Kemenag Bogor Hanya Turun Pangkat
-
Jika Prabowo-DPR Sepakat, Purbaya Siap Naikkan Defisit APBN 3 Persen
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus