Beredar video viral di laman sosial media yang memperlihatkan seorang anggota DPR diduga pura-purang pingsan saat dicecar dana bantuan bagi masyarakat yang raib.
Pada video yang diunggah akun Instagram @spoters, terlihat anggota DPR yang berkepala plontos dan berkemeja kotak-kotak biru itu tampak menundukkan kepalanya ke meja.
Ia terlihat seolah-olah sedang sakit saat sedang menjalani rapat anggota Dewan. Saat dicecar soal dana bantuan masyarkat yang hilang, seketika si anggota dewan itu pejamkan mata seolah pingsan.
Peristiwa ini bukan terjadi di Indonesia. Anggota DPR yang pura-pura pingsan itu terjadi di Nigeria. Ialah Kemebradikumo Pondei si anggota DPR yang pura-pura pingsan itu.
Kejadian Pondei pura-pura pingsan saat dicecar soal dana bantuan yang hilang bukan kejadian baru. Peristiwa ini terjadi pada 2020.
Saat itu, Pondei ditanya perihal dana untuk kelompok terkait dari organisasi kemanusiaan, bernama Save Lives Of Niger Delta People yang hilang. Nilai dana dilaporkan hilang mencapai lebih dari 536 juta naira (Rp19 miliar).
Saat sidang parlemen itu, ketua parlemen Nigeria bertanya kepada Pondei soal transanksi keuangan yang ia lakukan.
"Apakah Anda tahu bahwa setiap pengeluaran yang Anda lakukan sejak 31 Mei hingga saat ini…?" tanya ketua parlemen Nigeria.
Mendapat pertanyaan seperti itu, Pondei lalu menunduk dan seolah-olah pingsan. Mendapati kondisi itu, sejumlah anggota parlemen lain berusaha untuk membangunkan Pondei.
Baca Juga: Jokowi ke DPR soal RUU Perampasan Aset: Segera Diselesaikan
Aksi politisi itu lalu diikuti oleh anggota DPR lain, yang berusaha membangunkan Pondei. Hingga, seorang pejabat akhirnya membuka mulut Pondei lebar-lebar dan menarik lidahnya. Seketika itu juga, Pondei terlihat gelagapan, dan terbangun.
Video ini pun menuai banyak komentar pedas dari netizen.
"Jangan sampai anggota dewan di negeri wakanda lihat ini bs terinspirasi," komentar salah satu netizen.
"Kalo di konoha ditanya ngancem balik dengan pasal," sambung akun lainnya.
"Awas dicontoh di konoha nih pasti diikutin," timpal akun lainnya.
Berita Terkait
-
Komisi II: Rencana Pembatalan Penghapusan Tenaga Honorer Jangan Hanya Sebatas Angin Surga
-
BKH Dukung Mahfud Bongkar Tuntas Dana Gelap349 Triliun di Kemenkeu
-
Warganet Geram Lihat Video Kakek Hidup Diuruk Tanah Saat Proses Pemakaman
-
Panjang Lebar Kasih Klarifikasi Soal Daging Steak Tumpuk 5, Valeriana Panen Hujatan Netizen: Lagian Banyak Mau
-
Ungkap Penyebab Mafia Tanah Sulit Diberantas, Junimart Girsang Desak Permen ATR-BPN No 21 Tahun 2020 Direvisi
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- 4 Shio Beruntung Hari ini 21 Agustus 2026 yang Diprediksi Terbebas dari Masalah Keuangan
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Indonesia Masuk 6 Negara dengan Obesitas Rendah di Dunia, Apa Rahasianya?
-
Karhutla Makin Ganas, Anggaran Pencegahan Kalah dari Belanja Rutin Daerah
-
5 Alasan Pengurusan Izin Usaha Sebaiknya Diserahkan ke Jasa Profesional
-
KAI Siapkan Stasiun Manggarai Jadi Pusat Mobilitas Jakarta
-
Sinopsis Insidious: Out of the Further, Kisah Baru Elise dengan Teror Seram
-
Menepi Sejenak di Bintan: Menikmati Pantai, Kuliner, dan Wellness dalam Satu Resor
-
Dusun Sade Terbakar Jelang MotoGP Mandalika, NTB Siapkan 4 Desa Adat Pengganti Wisatawan
-
Prabowo Perintahkan Tanpa Pandang Bulu, Raja Juli Antoni: Pembakar Hutan Kami Tindak
-
Dari Jepang, Kolombia, hingga NTT: Daftar 'Gempa Besar' Selama Agustus 2026
-
BNPB Minta Negara Tetangga Tak Saling Menyalahkan soal Asap Karhutla