Kasus dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang Rp349 Triliun di Kementerian Keuangan belakangan masih menjadi omongan publik.
Di tengah santernya kabar tersebut, beredar kabar yang mengklaim Bambang Pacul diciduk Komisi Pemberantasaan Korupsi (KPK).
Bahkan klaim tersebut menyebut Bambang Pacul diciduk KPK karena terlibat dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).
Video berisi klaim Bambang Pacul diciduk KPK karena terlibat dugaan kasus TPPU itu diunggah Akun Facebook Seputar nusantara pada 10 April 2023.
"INFORMASI TERUPDATE TERBUKTI TERLIBAT PENCUCIAN DANA 349 TRILIUN AKHIRNYA BANGBANG P4CUL DI C1DVK KPK," tulis narasi unggahan video tersebut.
Lantas, benarkah Bambang Pacul terlibat pencucian uang Rp349 Triliun dan diciduk KPK?
Penjelasan Cek Fakta
Setelah dilakukan penelusuran, video berisi klaim Ketua Komisi III DPR Bambang Wuryanto atau Bambang Pacul diciduk KPK merupakan konten yang dimanipulasi.
Faktanya, video tersebut merupakan video editan dan foto dalam thumbnail merupakan hasil manipulasi foto ketika penyidik KPK menunjukkan barang bukti milik tersangka Kabupaten Musi Banyuasin di Gedung KPK, Jakarta, Sabtu, 16 Oktober 2021 silam.
Baca Juga: CEK FAKTA: Nikita Mirzani Dikeroyok Hingga Alami Patah Tulang Hidung, Benarkah?
Selain itu, foto yang identik, salah satunya dimuat di artikel berita berjudul “Dalami Dugaan Korupsi Dodi Reza Alex Noerdin, KPK Periksa 4 Saksi” yang dimuat di situs beritasatu.com pada 25 Januari 2021 silam.
Dilansir dari artikel ini, pada saat itu KPK mendalami dugaan korupsi yang dilakukan oleh Bupati Musi Banyuasin (Muba) nonaktif Dodi Reza Alex Noerdin.
Kesimpulan
Berdasarkan penjelasan cek fakta di atas, dapat disimpulkan video tersebut merupakan editan. Sementara foto dalam thumbnail tersebut merupakan hasil manipulasi saat penyidik KPK menunjukkan barang bukti milik tersangka dalam konferensi pers penahanan pejabat Kabupaten Musi Banyuasin di Gedung KPK, Jakarta, Sabtu, 16 Oktober 2021.
Karenanya dapat disimpulkan, unggahan video Akun Facebook Seputar nusantara yang beredar adalah tidak benar. Video tersebut masuk dalam kategori konten yang dimanipulasi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Sukses, Peserta dari Empat Provinsi Antusias Ikuti Workshop "AI Tools for Journalists" di Palembang
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Derbi Mataram PSIM vs Persis Tanpa Pemenang, Milo Puas Laskar Sambernyawa Curi Poin
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian
-
Semangat Berdikari, Soekarno Run Runniversary 2026 Siapkan Beasiswa Pelajar dan Inovasi 'Zero Waste'