Tinggal menghitung hari lagi menjelang libur Lebaran Idul Fitri 1444 H. Diprediksi, bahwa arus mudik akan mulai pada minggu depan.
Hal tersebut nampaknya menjadi sorotan dari Dokter spesialis anak dari RS Lira Medika Karawang Aulia Rusyda. Dia meminta orang tua agar jangan menargetkan perjalanan jika mudik dengan membawa bayi.
Melalui virtual Doodle Exclusive Baby Care, ia menyarankan orang tua menyesuaikan perjalanan sesuai dengan kondisi bayi.
“Kalau punya bayi kecil sebaiknya jangan menarget perjalanan berapa jam, karena orang tua harus mempertimbangkan kebutuhan bayi," katanya.
Ia mengatakan setiap dua jam sekali bayi membutuhkan makanan, suasana yang nyaman, dan otot-otot yang bergerak leluasa.
Oleh karena itu, dikatakannya, orang tua bisa 2-3 jam sekali berhenti untuk memberikan nutrisi.
Selain itu, dikatakannya, jika bayi menunjukkan tanda-tanda kelelahan, sebaiknya orang tua menghentikan perjalanan untuk beristirahatlah secukupnya, sedangkan jika kondisi bayi cukup parah, segera mencari pertolongan atau pengobatan terlebih dahulu untuk memastikan kondisi bayi apakah memerlukan perawatan lebih lanjut atau bisa melanjutkan perjalanan.
Ia juga menyarankan orang tua untuk memastikan bayi dalam kondisi sehat sebelum berangkat mudik.
Menurut dia, orang tua juga perlu mengecek status imunisasi bayi.
"Jika orang tua berencana memberikan imunisasi pada bayi, sebaiknya jadwalkan penyuntikan 1-2 minggu sebelum keberangkatan agar terhindar dari efek samping imunisasi seperti demam, lantaran respons imun baru terbentuk pada 1-2 minggu setelah penyuntikan," katanya.
Selama perjalanan, dikatakannya, bayi juga berisiko mengalami kembung atau masuk angin.
Menurut dia, kondisi ini terjadi karena berbagai hal, di antaranya cuaca yang tidak mendukung atau gangguan selama proses menyusui.
Aulia menjelaskan saat perjalanan ada risiko bayi tidak bisa menyusu dengan nyaman karena proses pelekatan dengan ibu terganggu.
Kondisi ini mengakibatkan udara masuk ke tubuh bayi dan menyebabkan kembung.
Apabila bayi kembung, dikatakannya, orang tua bisa menerapkan pijat I Love U (ILU) pada perut bayi.
Ia mengatakan saat pemijatan tersebut orang tua bisa menggunakan minyak telon untuk melenturkan kulit bayi.
Salah satu minyak telon yang dapat digunakan berasal dari produk Doodle yang dilengkapi dengan wangi menyegarkan sehingga nyaman digunakan untuk bayi.
"Minyak telon ini mampu melenturkan kulit bayi sehingga tidak menimbulkan luka," katanya. [Antara]
Baca Juga: Tarif Penyeberangan Merak-Bakauheni Sepekan Jelang Arus Mudik Lebaran 2023, Cek Sekarang!
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- 5 HP Infinix Kamera Bagus dan RAM Besar, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- 5 HP Samsung Kamera Bagus dan RAM Besar, Pas buat Multitasking
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
Viral 'Cium Lutut' ke Dedi Mulyadi, 5 Fakta Krisantus Kurniawan, Politisi PDIP dan Harta Kekayaannya
-
Riset Danareksa: Ekonomi Indonesia Tetap Tangguh di Kuartal I, Ditopang Konsumsi Rumah Tangga
-
Survei Poltracking: Kepercayaan Publik pada Prabowo-Gibran Tembus 75,1 Persen
-
Golkar Bukan Milik Satu Keluarga! Bahlil Ingatkan Kader Tak Saling Singkirkan karena Beda Pilihan
-
Momen Kocak Saat Akad Viral, Wali Malah Bilang Nikahkan Anak Kambing Saya
-
Viral di Sitinjau Lauik, Siapa Arteria Dahlan? Dari Politisi PDIP ke Komisaris PT Pusri
-
Telkom dan PGN Perkuat Ekosistem Green Digital Infrastructure Terintegrasi Bersama Mitra Global
-
Komet Langka Muncul Setelah 170 Ribu Tahun, Begini Cara Melihatnya dari Indonesia
-
Detik-Detik Terakhir Yai Mim sebelum Meninggal di Polrestabes Malang: Pamit Tidur, Lalu Berpulang
-
MKD DPR Panggil Aboe Bakar Besok Soal Isu Ulama Madura di Pusaran Narkoba