Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melaukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Wali Kota Bandung Yana Mulyana. Kejadian ini berlangsung, Jumat (14/4/2023) malam.
Kepala Bagian Pemberitaan KPK Ali Fikri mengatakan OTT Wali Kota Bandung tersebut terkait dugaan kasus korupsi suap.
"Kegiatan tangkap tangan dilakukan tim KPK dari (Jumat) siang hingga Jumat malam. Beberapa orang yang ditangkap di antaranya, benar, Wali Kota Bandung," ujarnya.
"Diduga terkait suap pengadaan CCTV dan jasa penyedia jaringan internet," ungkap Ali Fikri.
Yana Mulyana dan pihak yang terjaring OTT selanjutnya akan dibawa ke Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, untuk menjalani pemeriksaan lanjutan.
Penyidik lembaga antirasuah tersebut selanjutnya akan segera mengumumkan status para pihak yang terjaring OTT dalam tempo 1x24 jam.
Lantas siapakah Yana Mulyana? Berikut sekilas profilnya.
Yana Mulyana atau yang akrab disapa Kang Yana lahir di Bandung, Jawa Barat, 17 Februari 1965.
Baca Juga: Ridwan Kamil soal Wali Kota Bandung Yana Mulyana Terjaring OTT KPK: Sangat Prihatin
Dia merupakan seorang pengusaha sekaligus politisi. Kekinian Yana diketahui merupakan kader partai Gerindra.
Yana dilantik menjadi Wali Kota Bandung oleh Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil pada 18 April 2022.
Ia sebelumnya menjabat Wakil Wali Kota Bandung. Yana menggantikan Wali Kota Bandung Oded M Danial yang meninggal dunia pada 10 Desember 2021.
Duet Oded dan Yana terpilih sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bandung lewat Pilkada 2018. Mereka diusung Partai Gerindra dan PKS.
Oded-Yana meraih perolehan 634.682 suara (50,10 persen), mengalahkan pasangan Nurul Arifin-Chairul Yaqin Hidayat dan Yossi Irianto-Aries Supriatna.
Sebelum bergelut di dunia politik, Yana Mulyana dikenal sebagai pengusaha properti dan usaha produktif lainnya. Ia juga mendirikan stasiun radio Rase FM Bandung.
Terkait pendidikan Yana menamatkan pendidikan sekolah dasar di SD Negeri Panorama tahun 1977, lalu SMP Negeri 15 Bandung (1980), SMA Negeri 5 Bandung (1983).
Di tingkat perguruan tinggi, Yana Mulyana kuliah di Fakultas Ekonomi Universitas Islam Nusantara Bandung.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Bus Koridor 13 Mogok di Ciledug, Penumpang Turun Jalan Kaki
-
Tiga Pria NTT Ditangkap Usai Bakar Burung Hantu Hidup-hidup, Alasannya Bikin Elus Dada
-
Bukan Tambang, Ini Sektor yang Diam-Diam Dorong Ekonomi Sumsel 5,20 Persen
-
Indonesia Punya Potensi Besar Kembangkan Kripto Syariah
-
5 Rekomendasi Bedak Ringan untuk Remaja Sekolah yang Hasilnya Natural dan Tidak Dempul sesuai Review
-
Rekam Jejak Jebolan Liga India yang Jadi Pelatih Anyar Bhayangkara FC Gantikan Paul Munster
-
Kata BMKG, Penurunan Kualitas Udara Pekanbaru Bukan karena Karhutla
-
KMP Putri Yasmin Terbakar, 212 Orang Dievakuasi, SAR Masih Cari Korban
-
Bos BI Berganti, Grace Natalie PSI Tegaskan Independensi Institusi Tak Boleh Goyah
-
DPRD DKI Soroti Izin Penjualan Miras di Festival Musik, Buntut Kasus Viral The Sounds Project