Seorang kepala desa (Kades) di Kalisari, Malang, Jawa Timur didemo warganya. Kades itu didemo bukan lantaran ia korupsi atau doyan pamer hidup mewah.
Kades yang juga berprofesi sebagai juragan tebu ini didemo warga karena menolak untuk dicalonkan kembali. Video saat kades tersebut didemo warga viral di media sosial.
Pada video yang diunggah akun Twitter @Midjan_La_, warga mendesak si kades untuk tetap mencalonkan diri namun awalnya ia menolak.
Setelah mendapat desakan dari warga, si kades dengan suara terbata-bata akhirnya bersedia untuk kembali dicalonkan kembali memimpin desanya.
Warga yang mendesak si kades untuk mencalonkan diri ini disebut punya alasan kuat. Dari narasi yang diunggah akun Twitter itu disebut bahwa meski menjadi kades, gajinya tak pernah diambil justru digunakan untuk kepenting warga desa.
"gaji sebagai Kades dan memilih memberikan gajinya untuk kepentingan rakyat dan desanya," cuit unggahan akun @Midjan_La_
"Sebelumnya, pada sebuah aksi demo yang diselenggarakan oleh ribuan warga, Kades yang lahir pada tahun 1972 ini menolak untuk menjabat sebagai Kades Kaliasri untuk periode kedua,"
Berprofesi sebagai juragan tebu, si kades juga tak pernah pamer gaya hidup mewah. Bahkan untuk kantor desa dari rumahnya yang berjarak 500 meter, si kades naik sepeda onthel.
"Sekilas, tampak Gaguk memang jauh dari kesan formal sebagai sosok kades. Misalnya, untuk ngantor, dia nyaris tidak pernah berseragam. Selain itu untuk menuju kantor desa dari rumahnya yang berjarak lebih kurang 500 meter, dia memilih naik sepeda onthel,"
"Usai didesak warganya, Gaguk tak bisa menyembunyikan kesedihannya karena melihat begitu besar kecintaan wargannya kepada dia. "Dengan mengucap Bismillah, saya siap untuk menjabat kades kembali" kata Gaguk dengan nada terbata-bata,"
Video ini sontak saja mendapat respon positif dari netizen.
"Bapak ini nampaknya org baik yg mungkin krn beberapa hal, beliau ini enggan untuk kembali menjabat. Cuman warganya udah terlanjur sayang dan percaya sama beliau wkwk. Sehat2 selalu pak kades," puji salah satu pengguna Twitter.
"Pasti bukan di Lampung," sambung akun lainnya.
"Indonesia hanya butuh 83.794 org seperti ini untuk menjadi sejahtera," timpal netizen lain.
Berita Terkait
-
Gaya Hedon Pernikahan Anak Gubernur Lampung Dikuliti, Undang Krisdayanti sampai Lesty Kejora
-
Langka! Kades Kaliasri Ini Didemo Warganya Karena Menolak Jabat Dua Periode
-
Rekam Momen Mudik, Driver Ini Ikut Mewek Gegara Ingat Keluarga: Ya Tuhan Saya Ingin Begini
-
Nyesek! Diberi Kue Tetangga, Wanita Ini Malah Difitnah Jual Diri oleh Suami Sendiri
-
Kena Getah Kritikan Bima, Kadinkes Lampung 'Kabur', KPK Langsung Bereaksi
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik
-
IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung
-
5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung
-
Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien
-
Rp17 Triliun Aliran Modal Asing Masuk ke Pinjol RI
-
Buntut Kasus Komentar Nirempati Pasien BPJS, RS Sardjito Hentikan Praktik dr. Elda Putri Rahard