/
Kamis, 04 Mei 2023 | 15:45 WIB
Wapres Maruf Amin memberikan sambutan pada acara Ijtima Ulama Nusantara yang digagas Dewan Syuro PKB di Jakarta, Jumat (13/1/2023). ([Dok. BPMI Setwapres])

Wakil Presiden (Wapres) KH Ma'ruf Amin mengimbau para ketua umum partai politik yang menjabat sebagai menteri dalam Kabinet Indonesia Maju tidak mengabaikan tugas masing-masing.

Hal ini kekinian tengah memasuki tahun politik menyambut Pemilu, Pilpres dan Pileg 2024 mendatang.

"Tentu yang kita harapkan karena dia (para ketua umum partai) adalah pejabat, sebaiknya jangan sampai kemudian tugasnya terabaikan, jangan sampai mengabaikan tugasnya," kata Wapres, Kamis (4/5/2023).

"Ya memang kalau pejabat yang kebetulan dia pimpinan parpol karena memang sekarang sudah tahun politik pasti akan sibuk, maka akan terlibat persoalan politik dalam menghadapi pemilu, pilpres, dan pileg," ungkap Wapres.

Saat ini sudah dimulai masa untuk pendaftaran nama-nama calon anggota DPR, DPRD Provinsi, DPRD Kabupaten/Kota sedangkan pendaftaran calon presiden dan wakil presiden baru akan dimulai pada 19 Oktober 2023.

"Harus bisa menempatkan diri. Saya kira itu imbauan saya karena tugas dia ganda, karena memang pimpinan parpol," tegas Wapres.

Diketahui ada tiga orang ketum parpol yang menjabat sebagai menteri di Kabinet Pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) dan Ma'ruf Amin saat ini.

Pertama, Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan atau Zulhas yang menjabat Menteri Perdagangan menggantikan M Lutfi. Zulhas sejak 2015 menjabat sebagai Ketua Umum PAN.

Kedua, Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto. Pada periode pertama kepemimpinan Presiden Jokowi, Airlangga menjabat sebagai Menteri Perindustrian menggantikan Saleh Husin dalam perombakan kabinet pada Juli 2016. 

Baca Juga: Prabowo Ungkap Pesan Jokowi pada 6 Ketum Parpol soal Pilpres 2024: Siapapun yang Dipilih Rakyat, Harus Tetap Bersatu

Selanjutnya ia ditunjuk sebagai Menteri Koordinator Bidang Perekonomian dalam periode pemerintahan 2019-2024.

Ketiga, Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto yang pada masa Pilpres 2014 dan 2019 adalah rival Presiden Jokowi. Prabowo ditunjuk sebagai Menteri Pertahanan.

Sedangkan Plt Ketua Umum PPP Muhammad Mardiono ditunjuk Presiden Jokowi sebagai Utusan Khusus Presiden Bidang Kerja Sama Pengentasan Kemiskinan dan Ketahanan Pangan. 
Mardiono sebelumnya adalah anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres).

Load More