Rumah tangga Indah Permatasari dan Arie Kriting selalu menjadi sorotan publik, lantaran hingga saat ini keduanya belum mendapatkan restu dari orang tua yakni Nursyah.
Pasalnya, hingga saat ini Nursyah masih begitu marah dengan Arie Kriting yang sudah menikahi sang putri.
Nursyah kerap membicarakan Arie Kriting dan Indah Permatasari lewat siaran langsung di Instagram.
Nursyah terus menuding putrinya diguna-guna alias disantet oleh Arie Kriting.
Tak peduli dengan hujatan dari netter di sosial media, Nursyah terus melayangkan ucapan buruk kepada Arie Kriting.
Bahkan, Nursyah sesumbar bila Arie adalah musuh terbesarnya di dunia.
Baru-baru ini, Nursyah juga menyindir besannya setelah ibunda Arie Kriting memberikan gelang emas kepada sang cucu.
Alih-alih bersyukur, Nursyah justru menantang ibunda Arie Kriting memberikan helikopter untuk anak Indah Permatasari.
Sikap Nursyah yang semakin menjadi-jadi, memantik komentar seorang psikolog Dr. Rose Mini, M.Psi.
Ia sangat menyayangkan sikap Nursyah yang membawa permasalahan keluarganya ke sosial media dan tak bisa bersikap dewasa.
"Kalau menurut saya kalau nggak bisa diselesaikan dengan ke keluarga, ngapain sih nyelesainnya melalui Instagram? Nggak akan ada jalan keluarnya," ujar dr. Rose, dikutip dari Herstory -jaringan Suara.com.
"Kita yang sudah lebih usia mungkin harusnya bisa lebih dewasa mengukur penting nggak itu untuk dilakukan. Ada nggak hal lain yang bisa kita lakukan untuk memperbaiki apa yang terjadi saat ini," sambungnya.
Menurut dr. Rose, perkataan buruk akan menjadi sebuah doa dan akan berdampak pada diri sendiri.
"Dan kalau anda menceritakan sesuatu di sosial media dengan bahasa yang tidak baik bukankah itu dosanya ke kita juga? Jadi berperilaku kita, bahasa kita, itu mungkin tidak baik kemudian akan berdampak pada kita. Pada waktu kita mengucapkan sesuatu negatif itu dari mulut seseorang jadi doa," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Indah Permatasari Diperlakukan bak Ratu oleh Keluarga Arie Kriting, Netizen: Kisahnya Sama dengan Vanessa Angel
-
Pernikahan dengan Arie Kriting Belum Juga Direstui Nursyah, Indah Permatasari Sindir Ibu Kandung?
-
Arie Kriting Jadi Musuh Abadi, Nursyah ke Netizen Yang Memusuhi Dirinya: Saya Pertanggungjawabkan Dunia dan Akhirat
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
- 5 Sepatu Lari di Bawah Rp500 Ribu di Sports Station, Performa Nyaman Sesuai Review
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim
-
Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok
-
140 Titik di Banten Darurat Air Bersih
-
Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon
-
Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam