Pelawak Narji meninggalkan dunia komedia dan akan mencalonkan diri sebagai anggota DPR pada pemilu 2024 mendatang.
Pria bernama asli Sunarji itu mencalonkan diri di Dapil Jawa Tengah X yang meliputi Kabupaten Batang, Kabupaten Pekalongan, Pemalang dan Kota Pekalongan. Narji nyaleg dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS).
Menurut lulusan Universitas Negeri Jakarta (UNJ) itu, ia memiliki alasan kuat mengapa terjun ke dunia politik.
Menurutnya, daerah kampung halamannya bersama istri memiliki sejumlah masalah sosial yang tak tersentuh pemerintah pusat.
"Kayaknya harus dapat sentuhan dari pusat di Dapil saya itu, terutama di sektor pertanian," ucap Narji seperti dikutip dari Youtube Metro TV.
Jika kelak akhirnya terpilih sebagai anggota DPR, Narji akan berbuat sesuatu agar sektor pertanian khususnya di daerahnya paling tidak bisa mendapatkan sedikit bantuan.
"Paling tidak saya berusaha berbuat, lebih baik berusaha daripada enggak pernah berbuat apa-apa untuk kampung sendiri," jelasnya.
"Pertanian di sana, anak mudanya seolah-olah di kampungnya enggak ada tempat rezeki," jelasnya.
Menurut Narji, di kampung halamannya lebih banyak anak muda yang merantau untuk mencari pekerjaan lebih baik. Hal ini membuat sektor pertanian kurang SDM.
Baca Juga: Pesan Megawati ke Gibran Jelang Pemilu 2024: Waspada Manuver Politik
"Akhirnya, di kampung gue adanya cuma nenek-nenek sama kakek-kakek,"
"Gue pengin membangun anak-anak milenial di sana. Yuk kita ciptakan usaha kreatif di sana, UMKM-nya, kreativitas olahraga." tambahnya.
Berita Terkait
-
Denny Indrayana Koar-koar Soal Isu MK Kembalikan Pemilu Tertutup, Mahfud MD: Itu Hanya Analisis Orang Luar
-
Pro Kontra Isu MK akan Ubah Sistem Pemilu 2024: SBY Turun Gunung, Mahfud Beri Reaksi Keras
-
Tanggapi Cuitan Denny Indrayana, Cak Imin: Putusan MK Belum Dibacakan tapi Sudah Bocor Duluan?
-
Buntut Putusan Tunda Pemilu, Ketua PN Jakarta Pusat Dipanggil KY Hari Ini
-
Bocorkan Isu Kembali ke Sistem Pemilu Tertutup, Zulhas Harap Ucapan Denny Indrayana Hoaks: MK Bukan Perusak Demokrasi!
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Badai Pasti Berlalu! 5 Shio Ini Akhiri Masa Sulit dan Banjir Rezeki pada 26 Juni 2026
-
Belajar Bisnis Media di Chongqing, Bantu Branding Daerah lewat Influencer
-
Pameran Foto "Perisai Tunas" Soroti Perlindungan Anak di Ruang Digital
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km