Pj Gubernur DKI Jakarta Heru Budi tengah jadi sorotan pasca pernyataannya yang sebut masalah ketua RT Riang Prasetya yang didemo pemilik ruko di Pluit sebagai masalahnya sendiri.
Pernyataan ini membuat netizen geram. Unggahan dari akun Twitter @PartaiSocmed terkait pernyataan Heru Budi ini mendapat banyak respon dari netizen.
"Halo Pak Heru. Coba lihat gambar peta diatas (before) dr BPN persil, bagian atas garis merah itu saluran drainase dan trotoar, seharusnya ruang kosong (warna biru tua),"
"Sedangkan gambar bagian bawah (after) kondisi garis merah sdh tertutup oleh bangunan. Yakin itu urusan dia?" tulis akun Twitter tersebut disertai tangkapan layar pemberitaan terkait pernyataan Heru Budi.
Seperti diketahui, Ketua RT Riang Prasetya didemo pemilik ruko mewah yang bangunannya dibongkar karena menutup saluran air dan memakan bahu jalan.
Pemprov DKI Jakarta kemudian membongkar bangunan yang menutup saluran air dan caplok jalur pedestrian di Jalan Niaga, Pluit, Penjaringan, Jakata Utara.
Namun hal ini justru membuat ketua RT Riang dituding jadi biang kerokr bangunan ruko dibongkar. Bahkan ia sempat didemo oleh sejumlah orang dan pemilik ruko yang bangunannya dibongkar.
Terkait nasib RT Riang itu, Heru Budi mengeluarkan pernyataan bahwa itu urusannya sendiri. Sontak saja pernyataan ini membuat netizen geram.
"Sudah tak punya harapan sama pak Heru," tulis salah satu netizen.
"Lah? Dimana keberadaan negara kalo gitu, hak asasi pejalan kaki direnggut oi," sambung akun lainnya.
"Gak ada jiwa pemimpin nya ini , masa lebih keren sekelas RT di banding gubernur, waduhhh," timpal akun lainnya.
"Itu koq bisa jadi gubernur??Kenapa ngk dipecat aja yaa wkwkwkkw,"
Sementara itu, kekinian Heru Budi Hartono menyatakan mendukung Ketua RT 11 RW 03 Riang Prasetya selaku pelapor pelanggaran okupansi bangunan di Ruko Niaga Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara (Jakut). Ia mengaku berkomitmen untuk menciptakan kawasan niaga yang aman, nyaman dan mematuhi peraturan yang berlaku.
"Saya terus mendukung langkah semua pihak, termasuk RT untuk menegakkan kawasan niaga yang aman dan nyaman. Tentunya semua bangunan harus sesuai dengan peruntukan dan zonasi yang telah ditetapkan pemerintah," ujar Heru seperti dikutip dari Suara.com
Berita Terkait
-
Viral Pulau Kapoposang di Kabupaten Pangkep Diduga Dijual ke Pengusaha Rp5 Miliar
-
Heru Budi Nyatakan Dukung Ketua RT yang Ungkap Pelanggaran di Ruko Niaga Pluit
-
Circle Stone di Tasikmalaya Kembali Viral, Disebut Bisa Bikin Ponsel Akses Internet tanpa Kuota, Benarkah?
-
Cek Fakta: Raffi Ahmad Belikan Mobil kepada Vicky Pelajar Viral karena Jalan Kaki Sejauh 16 KM untuk Sekolah
-
Resep Es Kulkul Pisal Viral di TikTok, Gampang Cuma Modal 3 Bahan
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Polda Jabar Libatkan Ahli Kejiwaan untuk Dalami Kondisi Psikologis Taufik Hidayat
-
Meta Glasses Resmi Meluncur, Harga Mulai Rp5 Jutaan, Siap Tantang Pasar Kacamata AI
-
Adam Ma'rifat: Mabuk Ketuhanan dalam Labirin Imajinasi Danarto
-
MSCI Tunda Keputusan, Ini Sinyal Bahaya yang Harus Diwaspadai IHSG
-
Realita Pahit Dunia Kerja: Antrean 2 Km di Malaysia dan Bayang-Bayang PHK di Indonesia
-
AI Agents Diprediksi Bernilai 450 Miliar Dolar AS, Drife Perkuat Adopsi Agentic Automation
-
WSKT Siap Garap Tol Yogyakarta-Bawen Senilai Rp2,1 T, Pangkas Waktu Tempuh Jadi 1 Jam
-
Pelaku Logistik Kompak Dukung Konsolidasi, Targetkan Ongkos Distribusi Lebih Murah
-
Niat Puasa Tasua 9 Muharram, Ini Jadwal dan Keutamaannya
-
Berkat Jejak Transaksi Daring, Pelaku Penyekapan Perempuan di Bandung Ditangkap