/
Selasa, 30 Mei 2023 | 13:13 WIB
Pj Gubernur Heru Budi Hartono (Suara.com/Fakhri)

Pj Gubernur DKI Jakarta Heru Budi tengah jadi sorotan pasca pernyataannya yang sebut masalah ketua RT Riang Prasetya yang didemo pemilik ruko di Pluit sebagai masalahnya sendiri. 

Pernyataan ini membuat netizen geram. Unggahan dari akun Twitter @PartaiSocmed terkait pernyataan Heru Budi ini mendapat banyak respon dari netizen. 

"Halo Pak Heru. Coba lihat gambar peta diatas (before) dr BPN persil, bagian atas garis merah itu saluran drainase dan trotoar, seharusnya ruang kosong (warna biru tua),"

"Sedangkan gambar bagian bawah (after) kondisi garis merah sdh tertutup oleh bangunan. Yakin itu urusan dia?" tulis akun Twitter tersebut disertai tangkapan layar pemberitaan terkait pernyataan Heru Budi. 

Seperti diketahui, Ketua RT Riang Prasetya didemo pemilik ruko mewah yang bangunannya dibongkar karena menutup saluran air dan memakan bahu jalan. 

Pemprov DKI Jakarta kemudian membongkar bangunan yang menutup saluran air dan caplok jalur pedestrian di Jalan Niaga, Pluit, Penjaringan, Jakata Utara. 

Namun hal ini justru membuat ketua RT Riang dituding jadi biang kerokr bangunan ruko dibongkar. Bahkan ia sempat didemo oleh sejumlah orang dan pemilik ruko yang bangunannya dibongkar.

Terkait nasib RT Riang itu, Heru Budi mengeluarkan pernyataan bahwa itu urusannya sendiri. Sontak saja pernyataan ini membuat netizen geram. 

"Sudah tak punya harapan sama pak Heru," tulis salah satu netizen. 

Baca Juga: Circle Stone di Tasikmalaya Kembali Viral, Disebut Bisa Bikin Ponsel Akses Internet tanpa Kuota, Benarkah?

"Lah? Dimana keberadaan negara kalo gitu, hak asasi pejalan kaki direnggut oi," sambung akun lainnya. 

"Gak ada jiwa pemimpin nya ini , masa lebih keren sekelas RT di banding gubernur, waduhhh," timpal akun lainnya.

"Itu koq bisa jadi gubernur??Kenapa ngk dipecat aja yaa wkwkwkkw,"

Sementara itu, kekinian Heru Budi Hartono menyatakan mendukung Ketua RT 11 RW 03 Riang Prasetya selaku pelapor pelanggaran okupansi bangunan di Ruko Niaga Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara (Jakut). Ia mengaku berkomitmen untuk menciptakan kawasan niaga yang aman, nyaman dan mematuhi peraturan yang berlaku.

"Saya terus mendukung langkah semua pihak, termasuk RT untuk menegakkan kawasan niaga yang aman dan nyaman. Tentunya semua bangunan harus sesuai dengan peruntukan dan zonasi yang telah ditetapkan pemerintah," ujar Heru seperti dikutip dari Suara.com

Load More