Pasangan pria dan wanita jadi sasaran amuk warga karena dituding jadi pelaku penculikan anak di Sukabumi, Jawa Barat. Aksi amuk warga kepada pasangan ini terjadi di Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi, Rabu (31/5/2023).
Video pengeroyokan terhadap pasangan ini jadi viral di laman sosial media serta grup WA sejumlah warga Sukabumi, Jawa Barat.
Mengutip dari Sukabumiupdate.com--jaringan Suara.com, pasangan itu kemudian diamankan di Polsek Cisaat, Sukabumi.
Aksi amuk warga ini berawal dari munculnya isu penculikan anak di Kampung Cibatu Caringin RT 30/5, Desa Nagrak, Kecamatan Cisaat, Sukabumi.
Saat itu ada seorang anak berusia 3 tahun sedang bermain di depan rumah. Anak laki-laki ini kemudian digendong dan dibawa pergi ke arah jalan raya oleh pria inisial K (31).
Tiba di jalan raya, anak laki-laki itu dikenali oleh warga sekitar. Di saat bersamaan datang bibi anak ini. K kemudian sempat mempertahankan anak tersebut dan terjadi aksi tarik menarik dengan warga.
Warga semakin banyak yang berdatangan hingga mengerumuni pria dan wanita tersebut. Hingga akhirnya aksi amuk warga terjadi.
Sementara itu menurut ketua RT 31 Kampung Cibatu, Eman yang juga kakek dari anak laki-laki tersebut mengatakan bahwa K sempat salat di masjid yang berada dekat rumah anak laki-laki itu. Eman menceritakan bahwa K datang bersama dengan seorang perempuan.
Usai salat, Eman yang berada di halaman masjid melihat pria itu menggendong anak itu dan langsung pergi.
Kapolsek Cisaat Kompol Deden Sulaeman membenarkan adanya kejadian tersebut. Dia menyatakan pria dan wanita yang diduga penculik itu masih diamankan di Mapolsek Cisaat.
“Bahwa tadi adanya seseorang yang terduga membawa lari anak kemudian pada saat digebukin, kebetulan saat itu ada Bhabinkamtibmas dan Babinsa sehingga langsung diamankan,” ujarnya.
Deden menjelaskan anak itu sudah digendong terduga pelaku sejauh 30 meter dari lokasi kejadian.
Menurut Deden, pria tersebut pernah mendapat perawatan di RSUD R Syamsudin SH pada 2021 karena depresi. Hal itu seperti yang tertulis di surat hasil pemeriksaan dokter yang diserahkan orang tua K kepada polisi.
Sementara itu, J (61 tahun) menyatakan kalau anaknya K memang pernah dirawat di RSUD R Syamsudin SH akibat depresi. Menurut dia, K depresi setelah istrinya meninggal dunia akibat sakit pada 2021 lalu. K memiliki 3 orang anak.
Berita Terkait
-
Trik Jahat Pelaku Penguras Uang Nasabah, Modus Ganjal Mesin ATM Gunakan Tusuk Gigi
-
Serahkan Penghargaan Paritrana Award Tingkat Jabar, Uu Ruzhanul: Perhatikan dan Lindungi Tenaga Kerja
-
Inaugurasi, Sebanyak 4.095 Petani Milenial Jawa Barat Angkatan 2022 Diwisuda
-
Rombongan Wabup Pangandaran Alami Tabrakan Beruntun di Ciamis, Ujang Endin Indrawan Jadi Korban
-
Usut Penyebab Kematian Bocah SD Korban Aniaya Kakak Kelas, Polres Sukabumi Lakukan Ini
Terpopuler
- Singapura Diguncang Gelombang Protes Rakyatnya, Buntut Rencana Penggundulan Hutan untuk Perumahan
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Tiba di Tambakberas, Prabowo Subianto Bakal Tutup Muktamar ke-35 NU
-
Tanpa Minimal Belanja! Nikmati Potongan 17% untuk Brand Streetwear ADLV Pakai BRI
-
Stasiun Karet Ditutup Besok, Penumpang Ada yang Lega, Ada yang Khawatir
-
Ngalap Berkah di Muktamar ke-35 NU, Cerita Tukang Ojek Banjir Rezeki di Tambakberas
-
Ikuti Lucky Roll BRImo dan Tebus Murah Sembako Rp1 di Event Hero 55th Anniversary
-
Sepatu Nike Pegasus 41 Cocok Buat Lari Apa? Pelari Tokyo Marathon Ungkap Pengalamannya
-
Rais Aam dan Ketum PBNU Terpilih, Muhammadiyah Harap Makin Perkuat Ukhuwah
-
Tidak Menikah Muda Bukan Berarti Tertinggal: Ini Pilihan Hidup Perempuan!
-
Pemain Keturunan Indonesia-Iran Punya Andil Bikin Alexander Jeremejeff Gabung Persija
-
Persija Jakarta akan Kedatangan 1 Pemain Asing Baru, Shin Tae-yong Kasih Bocoran