Seorang balita laki-laki di Samarinda, Kalimantan Timur, menggegerkan publik karena positif sabu. Balita berinisial N (3) itu positif narkoba usai diberi minum oleh wanita paruh baya yang juga tetangganya berinisial ST (51).
Kasus balita positif sabu ini masih diselidiki Polresta Samarinda. Kekinian balita tersebut berangsur pulih usai sempat dirawat di rumah sakit.
Berikut fakta-fakta kasus balita positif narkoba di Samarinda tersebut.
1. Awal Mula
Peristiwa balita positif sabu ini bermula saat ibu korban membawanya berkunjung ke rumah tetangga di Kecamatan Sungai Pinang, Selasa (6/6/2023) sore.
Saat itu, balita N kehausan sehingga diberi minum dari botol oleh tetangganya.
"Sama tetangganya diambilkan air minum dari botol yang isinya sudah setengah," ujar Ketua TRC PPA Kaltim, Rina Zainun.
2. Dikira Kesurupan
Sekembalinya ke rumah, balita N menunjukkan gejala yang aneh. Ia menjadi hiperaktif hingga dikira kesurupan.
Baca Juga: CEK FAKTA: Hotman Paris Jadi Tersangka Usai Bantu Bebaskan Pengedar Sabu, Benarkah?
Korban juga tidak bisa tidur selama dua hari hingga menolak makan dan minum. Serta kerap berkeringat.
"Gejalanya itu, balita itu aktif. Tidka mau dia, mulutnya ngoceh terus, tidak mau tidur. Awalnya ibunya mikir anaknya kesurupan," tutur Rina.
3. Positif Sabu
Keesokan malamnya, balita N dirujuk ke rumah sakit dan dilakukan pemeriksaan urine. Hasilnya positif narkoba jenis sabu.
Balita N kemudian dirujuk ke RSUD Abdul Wahab Sjahranie, Samarinda, dan menjalani perawatan intensif lantaran khawatir kondisinya semakin drop.
"Di rumah sakit umum diambil tindakan opname. Karena organ tubuh dipaksa untuk begadang dan tidak makan," paparnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Ketat Tentara Usai Polisi Geledah Kafe deClan Signature
Pilihan
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
-
Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
-
Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep
-
Bantah Isu TNI 'Serbu' Polda Metro Usai Ramai Kasus Jampidsus, Kapuspen: Waspada Provokator!
Terkini
-
Argentina Raja Statistik Piala Dunia 2026: Terdepan dalam Gol, Umpan, dan Akurasi
-
Resmi Jadi Pelatih Baru Chelsea, Xabi Alonso: The Blues Klub Terbaik Dunia
-
FIFA Pasang Badan! Collina Bela Putusan Kontroversial Wasit Francois Letexier
-
Di Balik Layar Piala Dunia 2026: Begini Cara FIFA Tangkis 500 Juta Serangan Siber per Hari
-
Sesaat Lagi Kick Off! Prancis vs Maroko: Duel Lini Tengah Jadi Kunci
-
Gagal di Piala Dunia 2026, Hong Myung-bo Tinggalkan Korsel: Keluarga Saya Mau Dibunuh
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
Jaksa KPK Tuntut Abdul Wahid 8,5 Tahun Penjara dan Uang Pengganti Rp1,45 Miliar
-
Sekjen ASEAN Serukan Indo-Pasifik yang Terbuka dan Inklusif di Tengah Memanasnya Geopolitik
-
Dulu Bela Timnas dan Sriwijaya FC, Kini M Nasuha Ditargetkan Bawa Sumsel United ke Liga 1