Warga desa Kejuden, Kecamatan Depok, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, Wahidin yang sehari-hari berprofesi sebagai tukang bubur diduga jadi korban penipuan saat daftar anaknya jadi Bintara Polri.
Wahidin kena tipu tetangganya sendiri, oknum perwira polisi dengan inisial SW. Wahidin mengaku bahwa awalnya SW menyebut bahwa masuk ke polisi tanpa ada biaya.
Namun kemudian, SW menyebut angkat Rp400 juta untuk anak Wahidin bisa masuk polisi.
"Dinego bisa Rp350 juta," ucap Wahidin.
SW diketahui bekerja di Polsek Mundu. Ia disebut juga bekerjasama dengan oknum polisi lain dengan inisial N yang bekerja di bagian SDM Mabes Polri.
Seperti dikutip dari unggahan akun Twitter @Heraloebss, Wahidin awalnya setor uang Rp20 juta di Polsek Mundu dan disaksikan N.
Tak lama berselang, SW kemudian hubungin Wahidin dan meminta Rp100 juta. Mendapat permintaan itu, Wahidin kemudian menggadaikan rumahnnya.
Tak berhenti disitu, SW kembali meminta uang dengan nilai bervariasi dari Rp20 juta sebanyak dua kali dan Rp150 juta. Total Wahidin setor uang ke SW sebesar Rp310 juta.
Nahas, anak Wahidin tak lolos Bintara Polri. Parahnya lagi, uang yang dimiliki Wahidin itu ia kumpulkan sedari anakya masih SD.
Baca Juga: 5 Pelaku Bullying di Cianjur yang Viral Ditangkap Polisi, 2 Orang Masih Diburu
Sementara anak Wahidin alami depresi karena tak lolos jadi polisi.
Berita Terkait
-
Viral Sejumlah Pelajar Dipaksa Cium Kaki Pelajar Lainnya hingga Ditendang Kepalanya
-
5 Pelaku Bullying di Cianjur yang Viral Ditangkap Polisi, 2 Orang Masih Diburu
-
Lagunya Untuk Messi Dinotice FIFA World Cup, Ini Deretan Aksi Aldi Taher yang Mindblowing
-
Viral Ibu Hamil Sudah Pecah Ketuban Malah Dilarang Mertua Dirujuk ke Rumah Sakit, Endingnya Bikin Warganet Emosi
-
Viral Adegan Tukang Makeup Keliling, Pemeran Wanita Ternyata Juga Tak Habis Pikir: Aku Baru Sadar
Terpopuler
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- Akhir Dilema PCX vs Vario: Skutik Baru Honda Hadir Bawa Kamera Dashcam dan Mesin Lebih Buas
Pilihan
-
Prabowo Copot Dadan Hindayana, Nanik S Dayang Resmi Jadi Kepala BGN!
-
674 Korban Kebakaran Kemayoran Mengungsi, Posko Bantuan dan Layanan Kesehatan Disiagakan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
Terkini
-
Puluhan Lansia di Prabumulih Dapat Layanan Kesehatan Gratis, Menjaga Tetap Sehat di Usia Senja
-
Nomor 7 Tetap Milik Ronaldo! Pemain Ini Warisi Nomor Mendiang Diogo Jota di Piala Dunia 2026
-
Mengapa Jakarta Masih Berpotensi Hujan Saat Musim Kemarau? BMKG Jelaskan Penyebabnya
-
Dasco: DPR Malam Ini Lembur Kerjakan UU P2SK, Akan Difinalisasi Besok
-
Javaco Hadir di Palembang, Pengrajin Lokal Jadi Fokus Lewat Program Suara Jagoan
-
Heboh Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG, Istana Turun Tangan Lakukan Audit Internal
-
Akhir Penantian 40 Hari, 443 Jemaah Haji Asal OKU Timur Kembali ke Pelukan Keluarga
-
Pendapatan Hampir Sesuai Target, Mengapa Ada Rp138 Miliar Dana Tersisa di APBD Pontianak?
-
Terungkap! Ini Catatan yang Membuat Dadan Hindayana Kehilangan Kursi Kepala BGN
-
Dasco Bongkar Alasan Nanik Layak Gantikan Dadan Hindayana di BGN