Ponpes Al Zaytun di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, akhir-akhir ini tengah menuai sorotan tajam. Hal ini lantaran sejumlah kontroversi yang membuat warga resah.
Seperti dugaan mengajarkan ajaran sesat hingga menyanyikan lagu hingga salam Yahudi.
Pekan lalu bahkan Ponpes Al Zaytun didemo massa yang mengatasnamakan Forum Indramayu Menggugat (FIM).
Mereka meminta pemerintah, Kementerian Agama (Kemenag) hingga MUI bertindak tegas terkait kontroversi Ponpes Al Zaytun.
Ada juga warga yang meminta mencabut izin Ponpes Al Zaytun. Hal itu disampaikan kepada Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.
"Dibekukan dulu izinya pak?" tulis salah satu netizen dalam kolom komentar postingan Instagram Ridwan Kamil terkait tim investigasi Ponpes Al Zaytun, dikutip Selasa (206/2023).
Menanggapi komentar netizen, Ridwan Kamil menyebutkan bahwa pencabutan izin Ponpes Al Zaytun bukan kewenangan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
"@ndratea izin Al Zaytun kewenangan Kementrian Agama, bukan pemkab atau Pemprov," tulis @ridwankamil.
Sebelumnya, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan pihaknya membentuk tim investigasi yang terdiri dari sejumlah pihak terkait polemik Ponpes Al Zaytun.
Baca Juga: Panji Gumilang Sebut Nasab Keturunan Nabi Muhammad Aneh, Ini Respons Habib Quraisy Baharun
Mulai dari unsur pendidikan, aparat penegak hukum, Majelis Ulama Indonesia (MUI), dan unsur birokrasi dari Pemprov Jawa Barat.
Ridwan Kamil memastikan tim itu bekerja dengan berhati-hati, berkeadilan, dan terkonfirmasi.
"Nanti kita lihat hasilnya. Kalau nanti hasilnya ternyata ada pelanggaran pelanggaran secara fiqih, syariat, dan lain sebagainya juga berhubungan dengan potensi pelanggaran administrasi, norma hukum yang ada di Indonesia, dan tindakan tindakan lain bisa disimpulkan," kata dia Gedung Sate, Kota Bandung, Jawa Barat, Senin (19/6/2023).
Ridwan Kamil menjelaskan, tim investigasi itu akan bekerja terhitung mulai Selasa (20/6) selama tujuh hari ke depan.
Ada dua sasaran yang harus dihasilkan tim investigas. Yakni merespon keresahan yang ada di masyarakat, dan mengumpulkan data beserta fakta yang lengkap terkait Al-Zaytun.
Untuk itu, Ridwan Kamil meminta pihak Ponpes Al-Zaytun bersikap kooperatif dengan menerima kehadiran tim investigasi itu.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Messi Anak Emas FIFA! Petisi Coret Argentina dari Piala Dunia Tembus 10 Juta Tanda Tangan
-
Susunan Pemain Argentina vs Inggris: Tuchel dan Scaloni Bikin Kejutan di Starting XI
-
The Beatles Warnai Rivalitas Argentina vs Inggris: Dominasi Tangga Lagu hingga Skandal Band Palsu
-
Kursi Botol Berterbangan, Suporter Argentina Bakul Pukul Jelang Lawan Inggris
-
10 Trik Kotor Kiper Argentina Emiliano Martinez Bikin Publik Inggris Ketar-ketir
-
Makna Tersembunyi Jersey Argentina Lawan Inggris: Warisan Budaya hingga Memori 1986
-
AI Prediksi Hasil Inggris vs Argentina: Albiceleste Menang Dramatis, Messi dan Kane Cetak Gol?
-
Medco E&P Perkuat Ekonomi Warga Muba Lewat Budidaya Lele Berkelanjutan
-
Prabowo Didesak Evaluasi KDKMP, Dinilai Menyimpang dari Semangat Koperasi
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Perkuat Sinergi, Buka Jalan Pendidikan bagi Putra-Putri Daerah