/
Rabu, 21 Juni 2023 | 21:32 WIB
Ketua DPP PDIP Puan Maharani bertemu dengan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) di Plataran Hutan Kota GBK, Jakarta Pusat, Minggu (18/6/2023). ([ANTARA])

Ketua DPP PDI Perjuangan Puan Maharani menjawab isu rekonsiliasi antara PDIP dan Partai Demokrat. Mungkinkah itu terjadi?

Puan mengatakan bukan tidak mungkin PDIP dan Demokrat berekonsiliasi setelah berseberangan sejak 2004 silam.

"Yang bisa saya sampaikan tidak ada yang tidak mungkin," kata Puan yang juga Ketua DPR RI saat lakukan kunjungan kerja di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, Rabu (21/6/2023).

Puan bahkan mengaku siap menjembatano pertemuan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dengan Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

"Saya berharap semua pemimpin nanti bisa guyup, adem. Bersama-sama memberikan sumbangsih dan pemikirannya untuk bisa membangun bangsa," katanya.

Diketahui, terjadi hubungan yang 'panas dingin' antara Megawati dan SBY. Benih konflik ini bermula dari lima pertanyaan yang tak terjawab.

Lima pertanyaan ini muncul terkait konteks ketika SBY diisukan maju sebagai capres 2004 saat masih menjadi Menko Polhukam di era Presiden Megawati.

Lima pertanyaan itu ditujukan kepada SBY melalui politisi senior PDIP Panda Nababan yang diutus langsung oleh Megawati untuk menanyakan hal tersebut.

"Megawati waktu itu meminta lima pertanyaan dia dijawab sebagai syarat mereka berdua bertemu, Mega dan SBY, diutuslah saya ke Istana Merdeka."

Baca Juga: Akui Tenun Kebangsaan Robek, Anies Baswedan Sebut Hal Itu Sudah Ramai Sejak 2012, Singgung Pemerintahan SBY?

"Menyampaikan lima pertanyaan itu. Lima pertanyaan itu tidak terjawab. Di bukuku ada itu," kata Panda Nababan dalam acara Adu Perspektif yang diadakanTotal Politik, Rabu (22/6/2022) malam.

Pertanyaan pertama Megawati, terkait soal SBY 'dijadikan orang'. Pertanyaan itu tak dijawab SBY berdasar kesaksian Panda Nababan.

"Pertama, apakah benar dia pernah mengucapkan kepada banyak orang 'Saya ini sebenarnya sudah di comberan, dijadikan orang sama Mega'. Bener nggak omongan itu? Tidak dijawab," ujarnya.

Pertanyaan lainnya, terkait SBY apakah akan maju jadi capres/cawapres hingga soal tak diajak ikut rapat. Semua pertanyaan itu juga tak dijawab SBY dalam pertemuan dengan Panda Nababan.

"Kedua, apakah mau maju menjadi calon presiden atau wakil presiden? Tidak dijawab. Ketiga, ditanya lagi, apakah benar di Menko Polkam dia bikin kegiatan, bikin partai? Tidak dijawab."

"Empat, kemudian, katanya dia berminat menjadi wakil presiden dari Bu Mega, tidak dijawab juga," ucap Panda.

Load More