Makanan jadi salah satu faktor kunci pesepak bola bisa berkembang dan jadi pemain hebat. Bagi kebanyakan pemain profesional, mereka sangat memperhatikan betul asupan makanan baik sebelum pertandingan ataupun setelah bertanding.
Soal makanan ini sebenarnya pernah jadi sorotan bagi sepak bola Indonesia. Beberapa waktu lalu, banyak pihak menyoroti perihal asupan para pemain Indonesia, seperti mereka bisa leluasa makan gorengan.
Pemain Argentina yang pernah merumput di Liga Indonesia, Gustavo Chena memiliki pengalaman tersendiri soal makanan para pemain Indonesia.
Menurut Chena yang pernah bermain di Persija dan PSMS Medan, makanan juga faktor yang membedakan sepak bola Indonesia dengan sepak bola Argentina.
Chena mengungkap saat bermain di Liga Indonesia, ia kerap melihat pemain Indonesia makan gorengan ayam sebelum bertanding.
"Mereka makan ayam goreng sebelum pertandingan atau saat turun minum makan hamburger, cokelat hingga donat. Mereka mempertahankan kebiasaan ini sejak lama, mereka tidak ingin mengubahnya," ucap Chena seperti dikutip dari Infobae.
Bahkan Chena menceritakan bahwa ia sempat bertengkar dengan staf pelatih saat melihat di ruang ganti tersaji makanan seperti donat, sekotak pizza dan makanan manis lainnya.
"Saya pernah bertengkar dengan staf pelatih karena di babak pertama, di meja ruang ganti bukan buah atau yogurt yang tersedia tapi sekotak pizza dan donat. Saya berkata, mereka gila jika makan donat sebelum bermain di babak kedua," ungkap eks pemain Boca Juniors itu.
Tapi kata Chena, kekinian ia melihat sepak bola Indonesia makin berkembang dan fokus pada pengembangan pemain usia dini dan perhatian detail seperti makanan.
"Baru sekarang mereka berinovasi dengan akademi sepak bola untuk pemain berusia 12 tahun. Tapi mereka cukup jauh dari kita," kata Chena.
Berita Terkait
-
Pedas! Pemain Argentina Sebut Sepak Bola Indoneia Suka yang Instan: Gak Mau Ikuti Proses, Cuma Datangin Pemain Terkenal
-
Liga Inggris Ubah Aturan Soal Pemain Asing, Pesepak Bola Indonesia Turut Diuntungkan
-
Misteri 3 Pemain Asing Baru Persija Jakarta, Thomas Doll Ungkap Kriterianya
-
Kabar Buruk Buat Jakmania, Doll Akui Persija Telat Datangkan Pemain Asing
-
Alasan Marko Simic Absen saat Persija Dikalahkan RANS Nusantara FC, Apa Kata Thomas Doll?
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Pekerja Commute: Dari "Pepes" ke Pelaku Net Zero Emission yang Sukses
-
Rincian Harta Kekayaan Perry Warjiyo, Mundur Jadi Gubernur BI Setelah 8 Tahun Menjabat
-
Perry Warjiyo Mundur, Gimana Nasib Stabilitas Keuangan RI
-
Di Balik Remang Warung Pangku Gresik: HIV, Sifilis, hingga Jeratan Sabu Terbongkar
-
Serial Hollywood 'Reacher' Tayang di Mana? Ini Peran Agnez Mo dan Anggun C Sasmi
-
Molor Setahun! Proyek SDN Cipete Utara 01 Paksa Orang Tua Korbankan Jam Kerja Demi Anak
-
Misteri 2 Jasad Anonim di Lampung Selatan, Ini Ciri-cirinya
-
Di Mana Tempat Beli Parfum YSL Ori? Ini 5 Toko Tepercaya dan Variannya yang Paling Wangi
-
Dari Penumpang Biasa Jadi Bagian Perubahan: Cerita Kecil Selamatkan Bumi Lewat KRL
-
Proyek 10 Kampus URI: Solusi Cetak Birokrat atau Pemborosan Dana APBN?