/
Rabu, 28 Juni 2023 | 16:30 WIB
Pondok Pesantren (Ponpes) Al Zaytun di Indramayu. (Dok. Al Zaytun)

Sorotan terhadap Ponpes Al Zaytun yang diduga mengajarkan ajaran sesat belum usai. Meski diterpa isu miring, namun pendaftaran santri baru tetap berjalan.

Ponpes Al Zaytun membagikan perihal penerimaan santri baru melalui channel YouTube mereka berjudul, PENERIMAAN SANTRI BARU AL-ZAYTUN TAHUN PEMBELAJARAN 2023-2024.

Dalam video itu tampak bus yang membawa calon santri bersama keluarganya terus berdatangan ke Ponpes Al Zaytun.

Ketua Pelaksana Penerimaan Santri Baru (PSB) Al-Zaytun, M Iqbal Aulia mengatakan, penerimaan santri baru itu meliputi penerimaan santri MI, MTs, dan SMK.

"Untuk teknis atau alurnya, jadi nanti para calon santri masuk melalui gate Selatan, kemudian diarahkan menurunkan barang nanti bersama wali santrinya melaksanakan tes swab dan tes narkoba atau tes urine," ujarnya dikutip dari channel youtube Al-Zaytun Official, Rabu (28/6/2023).

Para calon santri baru juga dilakukan tes kesehatan dan tes lisan yang meliputi tes wawancara, tes tahfidz, dan tes akademik.

Video penerimaan santri baru ini juga diunggah channel Al-Zaytun Official dalam video berjudul (OPMAZ) FROM AL-ZAYTUN WITH LOVE.

"Sebentar lagi akan hadir adik-adik kami para santri baru dari seluruh lapisan Indonesia dan luar negeri," ujar Presiden Organisasi Pelajar Mahad Al-Zaytun, Sabrina Tifa Az Zahra..

"Selamat datang dan selamat menempuh pendidikan di Mahad Al-Zaytun," lanjutnya.

Baca Juga: Babak Baru Nasib Al Zaytun, MUI: Dalam Satu atau Dua Hari Akan Ada Fatwa

Biaya Pendaftaran Santri Al Zaytun

Penerimaan santri baru Ponpes Al Zaytun diketahui berlangsung mulai tanggal 22-27 Juni 2023.

Lantas berapa biaya pendaftaran santri Ponpes Al Zaytun pimpinan Panji Gumilang itu? Berikut rinciannya.

Calon santri SD atau MI harus mengeluarkan biaya pendaftaran sebesar Rp1juta. Setelah diterima, diwajibkan membayar biaya pendidikan sebesar Rp 650.000 per bulan atau Rp 3,9 juta per semester.

Adapun persyaratan lain yaitu berkas-berkas seperti akte kelahiran, Kartu Keluarga (KK), ijazah dan dokumen lainnya.

Selama di pesantren, santri membayar listrk sebesar Rp 25 ribu, perawatan asrama Rp 250 ribu, perlengkapan kamar Rp 400 ribu, hingga biaya seragam Rp 550 ribu- Rp 625 ribu.

Load More