Seorang istri Brimob, Ardilla Rahayu Pongoh tega menghabisi suaminya sendiri, Brigadir Yones Fernando Siahaan. Aksi keji Ardilla setelah dirinya kepergok selingkuh dengan pamannya sendiri.
Aksi keji Ardilla terjadi pada 2018 dan saat ini tengah dalam persidangan di Pengadilan Negeri Sorong. Ardilla bertindak tidak sendirian, ia juga dibantu selingkuhannya, Andi Abdullah Pongoh dan tiga laki-laki lain.
Pembunuhan terhadap Ardilla terjadi setelah ia menginginkan bercerai dari korban. Terdakwa dalam proses persidangan terungkap sudah dipergoki suaminya main serong dengan lelaki lain.
Dalam surat jaksaan penuntut umum yang dibacakan di PN Sorong pada Rabu 28 Juni 2023, korban pergoki Dilla selingkuh via chat online.
Dilla kala itu sengaja membuat status bahwa ia mencari lelaki lain agar diceraikan sang suami.
"Saya hapus aplikasi Bigo tetapi tetap kita pisah, kalau mau baik-baik, sudah tetap kita pisah'' tulis pesan Dilla melalui fitur story WhatsApp seperti dikutip dari Suara.com
Pada 28 Agustus 2018, Dilla dan korban bertengkar hebat. Selang sehari setelah pertengkaran hebat itu, terjadi peristiwa pembunuhan terhadap Brigadir Yones.
Yones dibunuh di kediamannya sendiri di Jalan Sorong Makbon Perumahan Bambu Kuning, Kelurahan Giwu, Kota Sorong.
Dilla juga turut menggandeng sang paman dan 3 pria tak dikenal untuk menghabisi nyawa Yones.
Baca Juga: Dinar Candy Sudah Tidak Heran Syahnaz Sadiqah dan Rendy Kjaernett Diduga Selingkuh: Miris Banget Sih
Tak cukup turut membantu pembunuhan terhadap suaminya, Dilla juga dalam surat jaksaan disebut sengaja membuat skenario palsu seolah suaminya tewas karena bunuh diri.
Namun, anak Dilla dan korban justru menjadi saksi kunci aksi sadis tersebut.
Dilla mengancam akan ikut bunuh Olan jika membeberkan aksi pembunuhan tersebut.
"Semua perbuatan yang dilakukan oleh terdakwa I dan terdakwa II serta 3 orang lain yang tidak dikenali identitasnya ternyata dilihat oleh anak terdakwa I yaitu anak saksi Olan dari balik gorden kamarnya," bunyi dakwaan jaksa.
Berita Terkait
-
Pakar Telematika Pastikan Chat Mesra Syahnaz Sadiqah dan Rendy Kjaernett di Aplikasi Ojol Bukan Rekayasa
-
5 Fakta Kelam Istri Anggota Brimob Tertangkap Basah Selingkuh: Bunuh Suami, Ancam Bunuh Anak
-
Karier Syahnaz Sadiqah Melesat, Kabarnya Jadi Pemeran Utama Kesetiaan Janji Cinta Usai Bunga Zainal Cabut
-
Selebgram Hanum Mega Diselingkuhi, Isi Chat Mesum Suami dengan Wanita Lain Bikin Jijik: Malu Bacanya
-
Hanum Mega Ungkap Selingkuhan Suaminya Sudah Punya Anak, Netizen: Hasil Dengkul Getar Bukan?
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
Terkini
-
PDIP Remehkan Safari Politik Jokowi: Jadi Presiden Saja Tak Bisa Loloskan PSI, Apalagi Sekarang
-
Menjelang Magrib 2: Kala Medis Berhadapan dengan Ritual Keji di Desa Terpencil, Malam Ini di ANTV
-
Khusyuknya Prosesi Tiga Langkah Namaskara Sambut Waisak 2570 BE
-
Daftar Klub Inggris Paling Sukses di Eropa: Liverpool Masih Juara, Arsenal Coba Cetak Sejarah
-
Produktif di 2026, Etenia Croft Kembali Hadirkan Lagu Kau Selalu Ada
-
Film 'Jongot' Angkat Kearifan Suku Musi dalam Menjaga Hutan dan Alam
-
PBB Dikabarkan Masukkan Israel ke Daftar Hitam Kekerasan Seksual di Zona Konflik
-
Libur Panjang Idul Adha, Warga Serbu Tebet Eco Park
-
Tragedi Kresek Hitam: Sengkarut Sampah Plastik Pasca-Iduladha yang Tak Kunjung Usai
-
Supernova dan Revolusi Sastra Populer Indonesia Awal 2000-an