Sungguh keji perbuatan seorang ibu kandung di Tangerang Selatan (Tangsel). Bersama dengan suami tirinya, D, ibu kandung dengan inisial AZ itu tega menganiaya anak kandungnya yang berusia 4 tahun hingga tewas.
Teganya, kedua pelaku menganiaya korban hingga tewas disebabkan si anak speech delay alias lambat dalam berbicara.
Menurut Kasat Reskrim Polres Tangsel, AKP Aldo Primananda, motif pasangan suami istri itu tega bunuh balita 4 tahun karena korban kesulitan untuk diajak berbicara.
Dijelaskan AKP Aldo seperti dihimpun dari berbagai sumber, si anak yang kesulitan berbicara itu kemudian menangis. Karena hal itu yang membuat kedua pelaku melakukan kekerasan kepada korban.
Sebelum mengalami nasip nahas oleh ibu kandungnya, korban diketahui sempat tinggal bersama ayah kandungnya.
Baru 3 bulan terakhir, korban kemudian diasuh oleh ayah tiri dan ibu kandungnya.
Setelah mendapat penganiayaan dari kedua pelaku, korban sempat dilarikan ke RSU Kota Tangerang pada 24 Juni 2023 dengan tubuh penuh luka memar dan luka sundutan rokok.
Atas perbuatan keji kedua pelaku kepada korban, AZ dan D dijerat Pasal 80 Undang-Undang (UU) Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak.
Baca Juga: Tampang Mario Dandy Ucap Menyesal Aniaya David Ozora Lalu Lemparkan Senyum
Berita Terkait
-
Guru Penculik Murid di Tangsel Dipecat, Komite Sekolah: Kasus Luar Biasa di Dunia Pendidikan
-
Guru di Tangsel Culik Murid Sendiri, Ngaku Disuruh Dalang Utama
-
Kronologi Guru di Tangsel Culik Muridnya yang Berkebutuhan Khusus, Dibawa ke Bogor
-
Bareskrim Bongkar Sindikat Perdagangan Belasan Bayi, Kasus Terungkap dari Bayi yang Dijual Ibu Kandungnya
-
Pilu, Balita 4 Tahun di Tangsel Tewas Dianiaya Orangtua, Tubuh Penuh Luka-Luka
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Kemarau 3 Bulan, Warga Grobogan Gali Belik di Dasar Sungai
-
Beli Motor Listrik Makin Mudah, DP 0% Hingga Bunga Murah
-
Fantastis! Klub Arab Saudi Bidik Pemain Keturunan Indonesia, Siapkan Dana Rp1 Triliun
-
Mendag Budi Minta UMKM Tak Keras Kepala Jual Produk yang Tak Laku: Jangan Ngotot!
-
Self Reward sebagai Bentuk Perayaan atau Pemborosan?
-
Sambut Bulan Energy & Loss 2026, Kilang Plaju Perkuat Budaya Efisiensi Energi Berbasis Digital
-
Saham Prajogo Dilego Investor Asing Hari Ini, BBCA Paling Banyak Dibeli
-
Prabowo Dorong Warga Tinggalkan Motor Bensin, Siapkan Tukar Tambah hingga DP 0 Persen
-
DPR Kebanjiran Masukan dari Buruh, RUU Ketenagakerjaan Mulai Dikebut
-
Fabio Calonego Ungkap Target Pribadi bersama Era Baru Persija Jakarta