/
Rabu, 05 Juli 2023 | 14:53 WIB
Ketum PSSI Erick Thohir, Mentri PUPR, Basuki Hadimuljono melakukan pemeriksaan Jakarta International Stadium (JIS). [Tangkapan layar Instagram @undercover.id]

Kata Basuki, orang yang mengevaluasi JIS merupakan pihak ahli yang juga mengevaluasi 22 stadion lain termasuk yang memasang rumput di GBK. Ia pun menyebut kondisi rumput JIS saat ini tidak masuk standar FIFA.

"Kondisi rumput sekarang menurut evaluasi ahlinya, yang juga mengevaluasi 22 stadion termasuk yang memasang rumput GBK untuk Asian Games, jelas tidak masuk standar FIFA kalau dengan kondisi sekarang," ungkapnya.

Basuki mengatakan, berdasarkan Chairman Karya Rama Prima (KaerPe), Qamal Mustaqim, perusahaan yang mengurus rumput Stadion GBK, rumput di JIS harus diganti semuanya.

"Namun ada solusinya. Kita akan ganti semua rumput tersebut, sesuai dengan ahlinya beliau (Qamal). Pak Qamal sebagai ahli agronomi untuk rumput di stadion. Menurut beliau, harus diganti, kalau mau tiga bulan bisa dipakai. Itu jangka pendek saja," papar Basuki.

"Nanti kalau jangka panjangnya, mungkin harus diubah rumputnya. Jadi itu salah satunya, rumput yang sekarang tidak dapat memenuhi kriteria FIFA sesuai dengan pengalaman beliau. Itu akan diganti dengan rumput yang lain untuk bisa dipakai (Piala Dunia) U-17," sambung Basuki.

Lebih lanjut, Basuki menyebut pihaknya akan melakukan sejumlah renovasi terhadap fasilitas JIS, termasuk akses masuk dan keluar stadion yang saat ini hanya satu pintu. 

Menteri PUR ini pun berharap JIS bisa masuk standar FIFA untuk menjadi salah satu venue Piala Dunia U-17 2023 nanti.

Unggahan akun Instagram @undercover.id terkait Mentri PUPR, Basuki Hadimuljono, Ketum PSSI, Erick Thohir serta Pj Gubernur DKI Heru Budi Hartono memeriksa JIS itu pun sontak menuai banyak respon netizen yang melihatnya.

Banyak netizen yang menganggap pengecekan JIS bernuansa politik dan dituding sebagai langkah agar nama Anies Baswedan tak melambung tinggi.

Baca Juga: Takut Kena Hukum FIFA seperti Indonesia, Ketua Umum PSSI-nya Thailand Batal Mundur

"Bola campur politik jadi begini ,ogah nama Anies melambung tinggi padahal rumput standard masih renovasi ,itu politik begitu JAHAT," kata jen********05 mengomentari unggahan tersebut.

"Gara gara politik, lapangan udah bagus masa iya ga standar fifa?," ungkap kha*******930

"butuh 6M buat ngancurin nama orang dan bikin plakat (emoji tertawa 3x)," sindir @kel*********07 ikut berkomentar.

"Yaelahhh segini amat mau bunuh karakter orang," ujar @idu*****id.

"Itu rumput JIS yg dicek sama Erik, Heru, Basuki, rumput yg diluar area lapangan sepakbola. Niat menghilangkan hasil kerja pejabat sebelumnya aja, pakai kebanyakan drama, sama ngabisin duit. Ga perlu segitu ribednya. Pasang aja plakat atau prasasti bertanda tangan pejabat tertinggi atau kepala negara rejim saat ini di lokasi paling strategis di stadion. Lalu beritakan upacara penanda tanganan secara live se di TV nasional," imbuh deb*******iko.

Kontributor: Mira Puspito

Load More