Proses Penerimaan Peserta Didik Baru atau PPDB di sejumlah wilayah Indonesia telah diduga diwarnai dengan adanya kecurangan. Berbagai modus dilakukan agar calon siswa baru bisa diterima di sekolah favorit melalui zonasi PPDB.
Akibatnya, muncul berbagai keluhan di masyarakat atas pelaksanaan sistem zonasi PPDB 2023 tersebut. Salah satunya datang dari orang tua calon siswa SMA asal Kota Tangerang, Ayip Amir.
Diunggah dalam akun Instagram @undercover.id, geram lantaran putranya tak bisa masuk sekolah negeri pia yang memakai kaos biru dan celana jeans itu nekad mengukur jarak dari rumahnya ke SMAN 5 Kota Tangerang secara manual dengan meteran.
Tak hanya itu, Ayip Amir juga mencari calon peserta didik yang dipastikan diterima di SMAN 5 Kota Tangerang yang disebutkan hanya berjarak kurang dari 100 meter.
“Kami sengaja membawa meteran, biar puas sekalian kita cari itu nama siswa yang tertera di dari 59 meter hingga 100 meter dan hasilnya nihil tidak ada satupun nama siswa di dekat dekat sekolah itu,” ungkap Ayip Amir.
Unggahan itu pun, sontak menuai beragam respon dari netizen yang melihatnya. Tak sedikit yang kemudian ikut merasa geram dan memberikan cibiran atas sistem zonasi sekolah yang berlaku saat ini.
"Orangtua yg melakukan kecurangan dan sekolah ikut juga menerima kecurangan, kasian anaknya pak, dia sekolah udah gak halal, ilmunya gak berkah... Sekolah dimanapun sama bagusnya, cuma gara2 gak di sma favorit jd berlaku curang (emoji sedih 2x)," cuit @t****ah.
"emg gajelas sistem zonasi tuh anjir mending balikin sistem ujian nasional pake NEM biar anaknya juga ada usaha buat belajar, bukan malah orgtua yg ribet mindah2in KK ke sekolah terdekat, belom yg nitip nitipin ke sekolah. pejabat sama rakyatnya sama sama mental korup, kalo dibiasain jadi gini hasilnya.," imbuh @sa****h_.
"Zonasi dijadikan ladang korupsi.. Biar bisa masuk sekolah... Parah sih si nadiem..," kata akun @m****m.
Baca Juga: Viral! Aksi Pria Mesum Onani di Gerbong KRL Tangerang, Begini Pengakuan Saksi Mata
"Dikasih zonasi masih bisa diakali, sistem rangking jadi ajang dagangan sekolah, begini lha mentalitas bangsa Konoha.," ungkap @a****07.
"Luar biasa perjuangan org tua utk menyekolahkan anaknya.. Semangat Bapak2.. (emoji tepuk tangan 2x) (emoji api)," timpal @d****90.
Kontributor: Mira Puspito
Berita Terkait
-
Viral! Lansia di Bekasi Harus Lewat Got untuk Masuk ke Rumah Gegara Terhalang Tembok Hotel
-
Viral Penghancuran Rokok Elektrik di Sekolah, Netizen: Bisa-bisanya Bawa Begituan!
-
Rumah Mewah Viral di Tengah Sawah Milik Pedagang Siomay, Pemilik Habiskan Uang Rp700 Juta
-
Viral Pengakuan Teuku Ryan Cuma Pansos Nikahi Ria Ricis
-
Viral Rumah 'Surga' Milik Abah Jajang di Cianjur, Warganet Rindu Kampung Halaman
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja
-
Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet
-
Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah
-
Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik
-
IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung
-
5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung