Kabar duka datang dari sepak bola Indonesia. Legenda Persib era Perserikatan Aries Rinaldi meninggal dunia di usia 55 tahun, Senin (17/7).
Salah satu penggiat sejarah Persib, Asep Sumantri lewat akun Twitter miliknya @Mah5Utari membagikan kabar duka kepergiaan Aries Rinaldi.
"INNALILLAHI WA INNA ILAIHI ROOJIUUN telah berpulang H.Aris Rinaldie, mantan kiper Persib Juara Perserikatan terakhir 1993/94," cuit seperti dikutip.
Di informasi yang Asep berikan, Aries Rinaldi sempat curhat kepada dirinya bahwa ia tidak bisa jadi pelatih kiper klub Liga 1 bahkan Liga 2.
Hal ini disebabkan karena Aries Rinaldi terkendala regulasi dan biaya kursus yang tinggi.
"Terakhir Beliau curhat tdk bs jd pelatih kiper klub liga-1 bahkan liga-2 terkendala regulasi & biaya kursus yg tinggi," sambung Asep Sumantri.
Sebelumnya Asep mengungkapkan bahwa Aries Rinaldi sebenarnya sudah memiliki lisensi kepelatihan namun hanya lisensi umum sebagai pelatih.
"Ada sedikit 'kom(pl)en' dr Haji Aries Rinaldi, mantan Kiper Persib 1993-95. Beliau sdh ambil lisensi pelatih (umum,bukan pelatih kiper) B Diploma AFC, tp tak bs melatih di klub2 Liga-1 katanya karena harus MINIMAL SEMUA ASISTEN PELATIH ITU LISENSI A AFC (termasuk pelatih kiper)." terang Asep di cuitan pada 30 Mei 2023.
Aries Rinaldi yang akrab disapa Haji Aries lahir di Mauara Teweh 7 Agustus 1968, merasakan tiga kompetisi di tanah air Galatama, Perserikatan dan Liga Dunhill itu ikut mengantarkan Persib juara kompetisi Perserikatan 1993-1994 yang merupakan kompetisi terakhir kalinya.
Baca Juga: Profil dan Agama Teddy Tjahjono, Arek Malang yang Jadi Orang Kepercayaan Glenn Sugita di Persib
Aries sempat bergabung dengan PSMS, Medan Jaya dan PSDS Deli Serdang, sebelumnya akhirnya bergabung ke Persib Bandung.
Saat itu Aries dan Persib menang 2-0 dari PSM Makasar di partai puncak. Ia menjadi penjaga gawang utama kala itu, bersama punggawa generasi emas Persib bersama Robby Darwis, Yusuf Bachtiar, Asep Sumantri, Sutiono, Kekey Zakaria, Yudi Guntara dan lainnya.
Mengutip dari Antara, almarhum akan dikebumikan di kampung halamannya di Palangkaraya Provinsi Kalimantan Selatan.
Berita Terkait
-
Innalillahi! Aris Rinaldie Legenda Persib Era Perserikatan Meninggal Dunia
-
3 Pemain Vietnam yang Bisa Dibawa Park Hang-seo ke Persib Bandung, No.3 Musuh Timnas Indonesia
-
Barito Putera Pimpin Klasemen BRI Liga 1, RD Ungkap Rahasia Performa Impresif Timnya
-
Gacor di BRI Liga 1 Meski Tak Dilirik Shin Tae-yong, Ini Reaksi Ramadhan Sananta
-
Tak Cuma Prestasi, Maciej Gajos Diharapkan Beri Efek Positif untuk Pemain Muda Persija
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan