Marsekal Madya Henri Alfiandi yang juga Kepala Basarnas ditetapkan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai tersangka kasus suap pengadaan alat pendeteksi korban reruntuhan tahun anggaran 2023.
"KPK kemudian menaikkan status perkara ini ke tahap penyidikan dengan menetapkan dan mengumumkan tersangka HA (Henri Alfiandi) Kabasarnas RI periode 2021- 2023 ," katanya seperti dikutip dari Suara.com
Jejak Henri Alfiandi ternyata cukup minor sejak ia menjabat sebagai Danlanud Roesmin Noerjadin Riau. Henri yang saat itu Marsekal Pertama dituding oleh Jaringan Kerja Penyelamat Hutan Riau (Jikalahari) melawan perintah Presiden Jokowi.
Menurut Jikalahari dalam siaran press pada 20 Maret 2016, Henri dituduh telah melanggar instruksi 18 Januari 2016, saat Presiden Jokowi taja Rapat Koordinasi Nasional Pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan Tahun 2016 di Istana Negara.
Saat itu, Jokowi memberikan lima poin utama soal kebakaran hutan dan lahan tahun 2016. Pertama, pencegahan dan early warning, kedua, reward and punishment, ketiga perbaikan dan penataan ekosistem.
Keempat sinergi pusat dan daerah, serta terakhir penegakan hukum. Menurut Jikalahari, Presiden Jokowi sudah memerintah aparat termasuk TNI untuk padamkan api.
"Bukan bikin statemen menyudutkan rakyat melakukan gugatan asap bahkan menyebut orang Melayu pembakar hutan dan lahan,” kata Woro Suparitinah, Koordinator Jikalahari seperti dikutip dari jikalahari.or.id
“Mestinya Danlanud berterima kasih kepada perwakilan rakyat Riau yang mengingatkan pemerintah untuk menyelesaikan karhutla dan asap secara tuntas dan tidak menjadikan TNI menjadi pasukan pemadam kebakaran," jelasnya.
Sebelumnya, Henri pada 17 Maret 2016 sempat mengatakan bahwa kebakaran lahan bukan keinginan pemerintah, melainkan karena budaya orang Melayu Riau yang suka membakar lahan.
Baca Juga: KPK Ungkap Kode Dugaan Suap untuk Kepala Basarnas: Dako Alias Dana Komando
"Membakar lahan itu sudah menjadi budaya orang Melayu," kata Henri saat itu.
Jikalahari saat itu meminta Presiden Jokowi untuk pecat Henri Alfiandi.
“Kami mendesak LAM Riau, Plt Gubernur Riau dan DPRD Riau memberi sanksi adat pada Marsekal Pertama TNI Henri Alfiandi dengan cara mendesak Jokowi dan Panglima TNI memecat Marsekal Pertama TNI Henri Alfiandi.” ucap Woro.
Berita Terkait
-
Diperiksa KPK 10 Jam soal Suap Jalur Kereta, Menhub Budi Karya Bilang Begini
-
'Dana Komando' Istilah Suap Rp 5 Miliar Pengadaan Alat yang Jerat Kepala Basarnas
-
Isu Gonjang-ganjing Golkar Riau, Para Kader Disebut Goyang Kepemimpinan Syamsuar
-
KPK Ungkap Kode Dugaan Suap untuk Kepala Basarnas: Dako Alias Dana Komando
-
Kabasarnas Marsekal Madya Henri Alfiandi Jadi Tersangka, KPK: Terima Suap Rp 88,3 Miliar Bersama Afri Budi
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Sebulan Tak Diguyur Hujan, Sungai Cisadane Mulai Mengering
-
Asing Jual Bersih Rp160 Miliar, BMRI hingga RANS Malah Diborong
-
Bukan Didorong, ASN Nias Tewas Lompat dari Apartemen di Medan Gegara Diperas 2 Wanita
-
Terbitkan Sprindik Baru, Kejagung Sebut Febrie Adriansyah Kini Berstatus Saksi
-
Strategi Agresif Geely Rebut Pasar Indonesia Hingga Masuk Tiga Besar Merek Tiongkok Terlaris
-
Wajah Baru TPA Tamangapa Mulai Terlihat, Bau Sampah Berkurang
-
Ada Isu Mark Up Pikap Kopdes Merah Putih, Purbaya Ogah Cairkan Anggaran Sebelum Audit
-
Koalisi Masyarakat Sipil Nilai Tak Ada Alasan Lanjutkan Program MBG
-
HP Apa yang Bisa Foto Live selain iPhone? Ini 9 HP Murah Terbaik untuk Kamu
-
Tekuk Prancis 2-0, Spanyol Bangkit dan Jadi Tim Terkuat Piala Dunia