Alas Purwo merupakan taman nasional yang berlokasi di Kecamatan Tegaldlimo dan Kecamatan Purwoharjo, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur. Kawasan Alas Purwo ini kerap dikenal publik penuh dengan hawa misterius.
Banyak cerita dan mitos-mitos misteris tentang daerah yang memiliki luas 434,20 km² tersebut. Terbaru, empat orang tersesat di Alas Purwo sejak Minggu (30/7) siang.
Pihak SAR gabungan dari Banyuwangi dan aparat terkait seperti dikutip dari Antara melakukan misi pencarian dan penyelamatan terhadap empat orang warga yang tersesat itu.
Menurut keterangan dari Koordinator Pos SAR Banyuwangi, Wahyu Setia Budi, empat orang warga itu terpisah dari rombongan pada Minggu sore.
Menurut Wahyu, empat orang yang tersesat di Alas Purwo di Desa Kalipait, Kecamatan Tegaldlim itu semula datang bersama rombongannya ke goa padepokan di Alas Purwo pada Sabtu (29/7).
Kemudian, pada Minggu (30/7) empat orang tersebut mencari air di hutan dan mereka tersesat tidak bisa kembali ke lokasi rombongannya.
Keempat warga itu, tersesat di hutan Alas Purwo sejak pukul 16:00. Setelah melakukan misi pencarian dan penyelamatan, keempat warga itu akhirnya berhasil ditemukan dalam kondisi selamat.
"Alhamdulillah, setelah kami lakukan pencarian bersama Tim SAR gabungan berhasil ditemukan dalam kondisi selamat semua," ujar Wahyu.
"Tim SAR gabungan berhasil menemukan empat orang yang tersesat tersebut dengan kondisi selamat, selanjutnya dibawa ke Posko SAR gabungan di Resort Pancur, lalu kami serahkan ke pihak keluarga dan pihak Polsek Tegaldlimo," ujar Wahyu.
Baca Juga: Viral ODGJ Berparas Cantik dengan Kondisi Terpasung, Netizen: Mirip Kayak Syahnaz
Empat orang warga yang tersesat di Alas Purwo itu, yakni Yogi Agung Pribadi warga Desa Kemangsen, Kecamatan Balong Bendo, Kabupaten Sidoarjo, Ega Putra Gusti Aryo warga Dusun Mrasih, Desa Kemiri, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto, Dedi Arganudin warga Dusun Gondang, Desa Candinegoro, Kecamatan Wonoayu, Kabupaten Sidoarjo, dan Junaidi Abdullah warga Dusun Krajan, Desa Bubuk, Kecamatan Rogojampi, Banyuwangi.
Berita Terkait
-
Viral ODGJ Berparas Cantik dengan Kondisi Terpasung, Netizen: Mirip Kayak Syahnaz
-
Viral Wanita Temukan Belatung di Rendang Nasi Padang
-
Breaking News! Terkuak Fakta Viral Ritual di Masjid Dekat Daarut Tauhid Kota Bandung
-
Viral Driver Ojol Dapat Pesan Super Ribet dari Pelanggan yang Haid Hari Pertama: Minta Seisi Dunia Aja Gue Usahain!
-
Dikaitkan dengan Video Viral di Gegerkalong Bandung, Apa Itu Aliran Syiah?
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Dukung Program 3 Juta Rumah, BRI Perkuat Pembiayaan Perumahan
-
BRI Perkuat Pembiayaan Perumahan, Presiden Prabowo Subianto Pimpin Akad 62 Ribu KPR FLPP
-
BRI Perkuat Program 3 Juta Rumah, Ribuan Debitur Ikut Akad Massal
-
Dibalik Keputusan MK soal Kuota Hangus, Pakar CISSReC Ingatkan Transparansi Lebih Penting!
-
BRI Perkuat Pembiayaan Perumahan dan Hadirkan Akad Massal 62 Ribu KPR FLPP
-
Bupati Pemalang Diduga Beri Uang ke Ayah Staf KPK untuk Tutupi Kasus
-
BRI Dukung Program 3 Juta Rumah dengan Pembiayaan FLPP dan KPP
-
Pencarian Buronan Harun Masiku Masih Jadi Beban bagi Pimpinan KPK
-
Dokter Paru Respons Pernyataan Prabowo: Asbes Berbahaya, Tapi Rokok Jauh Lebih Mematikan
-
Presiden Prabowo Subianto Pimpin Akad 62 Ribu KPR FLPP, BRI Dorong Kepemilikan Rumah Rakyat