/
Senin, 31 Juli 2023 | 15:39 WIB
Anggota DPRD Halmahera Tengah dari PDIP, Jonathan Pata Pata, ngamuk di depan minimarket. ([Tangkapan Layar])

Video yang memperlihatkan anggota DPRD Halmahera Tengah, Jonathan Pata Pata ngamuk hingga lempar sekop di sebuah minimarket, viral di media sosial.

Peristiwa itu terjadi di Indomaret Desa Lelilef Sawai, Kecamatan Weda Tengah, Halmahera Tengah, Maluku Utara, pada Sabtu (29/7/2023) malam. 

Aksi itu direkam oleh warga. Dalam video yang beredar, terlihat Jonathan yang merupakan anggota Fraksi PDI Perjuangan (PDIP) melempar kaca depan minimarket itu dengan sekop.

Video ini diposting sejumlah akun Instagram. Salah satunya @terangmedia.

"Untungnya enggak pecah itu kacanya. Kalau pecah beda cerita itu," kata Licensee Indomaret Malut Agung.

Sementara itu, Jonathan mengaku saat itu emosi lantaran tidak ada drainase saat minimarket tersebut telah selesai dibangun. Padahal sebelumnya ia menyebut telah mengingatkan agar dibangun drainase.

"Saya bilang tolong ngoni (kalian) jangan lupa bikin saluran air ke bawah got. Kalau tarada (tidak) jalan ini ponong (penung dengan genang air," ujar Jonathan dikutip pada Senin (31/7/2023).

Jonathan menambahkan, setelah minimarket itu dibangun, ia kembali mendatangi lokasi itu. Ia pun terkejut lantaran drainase tak juga dibangun.

Jonathan mengungkapkan, ia mendapat komentar ketus dari pegawai minimarket saat itu.

Baca Juga: Cak Imin Tanya Keseriusan PDIP soal Namanya Masuk Radar Cawapres Ganjar, Puan: Saya Serius

Pekerja tersebut beralasan tidak bisa membangun drainase karena bangunan minimarket itu terlanjur sudah mau rampung.

Politisi PDIP ini mengungkapkan sudah beberapa kali hendak bertemu dengan pihak manajemen Indomaret tersebut.

Menurutnya, tidak ada saluran drainase akan berdampak terhadap lingkungan.

Jonathan tak menampik emosinya memuncak hingga datang dan melempar kaca depan Indomaret itu dengan sekop. Namun ia membantah memukul konsumen. 

Ia membenarkan telah berata kasar kepada salah satu pengunjung.

"Foya (bohong saya pukul konsumen). Saya punya tangan putus kalau saya pukul orang, cuma saya bicara kasar saja. Terus lempar kaca (pakai sekop), sudah, pulang," ungkapnya.

Load More