Hingga detik ini kericuhan suporter masuk saat Pertandingan PSS Sleman saat menjamu Persija Jakarta terus menjadi sorotan banyak pihak.
Bankan, banyak netizen yang menyebut akibat peristiwa tersebut dugaan muncul bisa berdampak kepada Indonesia yang ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-17.
Namun demikian, terdapat fakta menarik pada peristiwa itu. Oknum suporter PSS Sleman tak menyerang pemain Persija Jakarta.
Dari video yang beredar, oknum suporter itu nekat turun dari Tribun Stadion Maguwoharjo saat peluit panjang dibunyikan atau pertandingan selesai pada Jumat (4/8/2023) malam.
Uniknya oknum suporter itu hanya mengejar wasit yang memimpin pertandingan. Mereka menghiraukan pemain persija, meski klub kebanggaannya dibantai di kandang sendiri.
Namun demikian, upaya oknum suporter itu terliha dihalau oleh dua pemain Persija Jakarta Ondrej Kudela dan Andritany Ardhiyasa.
Petugas keamanan stadion atau Stewards pun terlihat hanya diam saja. Mereka terlihat tidak menghalau para oknum suporter itu.
Usai keributan tersebut, para suporter pun memberikan salam perpisahan kepada para pemain Persija Jakarta.
"Maaf jika bantu jawab, yg dilakukan PSS Fans, Panpel salah, tapi yg membedakan MIS dan Kanjuruhan tadi malam adalah ga ada satupun yg gua lihat penonton/Suporter yg ngejar atau nyerang Pemain Persija. Ga ada juga yg nyerang keamanan atau ngerusak aset," tulis akun Twitter @MafiaWasit dikutip pada Sabtu (5/8/2023).
Dengan kejadian itu, PSS Sleman pun bakal terkena hukuman berat dari Komdis PSSI. Karena ulah suporter mereka sendiri, bisa jadi super elang jawa bakal dilarang bermain di markasnya sendiri.
Gagal Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-17?
Indonesia ditunjuk oleh FIFA untuk menjadi tuan rumah Piala Dunia U-17 tahun 2023. Namun, hal tersebut diduga terancam gagal lantaran ulah Suporter PSS Sleman yang ngamuk kejar wasit dan pemain, usai melawan Persija Jakarta.
Video kericuhan tersebut viral usai diunggah akun instagram @lensa_berita_jakarta. Banyak netizen yang menyebut bahwa status Indonesia untuk menjadi tuan rumah terancam gagal akibat ulah suporter.
"Tangkep dan hukum dengan tegas, mau bikin tragedi Kanjuruhan berikutnya? Gara2 satu orang yg ngerusuh tiba2 bisa se parah itu tragedinya. Hukum dengan tegas," tulis netizen pada unggahan tersebut.
"Piala Dunia U 17, udh di depan mata, Indonesia sebagai Tuan Rumah,, jangan sampai di batalkan dan di banned FIFA, karena ulah dr sekelompok supporter," tulis netizen.
"sepakbola kok maunya menang terus,, ganti club ajah kalau mau memang terus mah," tulis netizen.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Terbaru 2026 Baterai Jumbo 10.000 mAh: Tahan 3 Hari, Performa Kencang
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo Alfamart Hari Ini 2 Mei 2026, Menang Banyak Diskon hingga 60 Persen Kebutuhan Harian
- Promo Indomaret Hari Ini 1 Mei 2026, Dapatkan Produk Hemat 30 Persen
- 5 Cushion Waterproof dan Tahan Lama, Makeup Awet Seharian di Cuaca Panas
Pilihan
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
Terkini
-
J-Rocks Bawakan Lagu RAN Versi Rock di OTW Pestapora: Mohon Maaf Diacak-acak
-
Prahara Iman di Balik Cadar Prasangka: Luka Kemanusiaan dalam Novel Maryam
-
4 Dokter Muda Meninggal Saat Magang Sejak Februari 2026, Seberapa Berat Beban Kerja Nakes?
-
Hardiknas di Patung Kuda, BEM SI Bawa 10 Tuntutan Pendidikan
-
Viral Lafaz Allah di Tokong, Polisi Tangkap Pemilik Toko Bangunan
-
Uang yang Terselip di Peci: Saat Tradisi Keluarga Jadi Senjata Melawan Politik Culas
-
China Rengkuh Gelar Ke-12, Kisah Ajaib Prancis di Piala Thomas 2026 Berakhir
-
Idul Adha 2026 Berapa Hari Lagi? Mari Hitung Mundur dan Cek Jadwalnya
-
Ulasan The Ghost Bride: Misteri Pernikahan Arwah dalam Balutan Tradisi Asia
-
5 Rekomendasi Sunscreen untuk Atasi Hiperpigmentasi Usia 45 Tahun ke Atas