Danpuspom TNI Marsekal Muda Agung Handoko menyimpulkan aksi penggerudukan Mayor Dedi Hasibuan beserta belasan prajurit Kodam I/Bukit Barisan ke Polrestabes Medan sebagai unjuk kekuatan atau show of force.
Hal ini untuk mempengaruhi proses hukum keponakan Mayor Dedi yang ditahan terkait kasus pemalsuan surat keterangan lahan berinisial ARH.
Agung menyampaikan Puspom TNI telah memeriksa Mayor Dedi pada Rabu, 9 Agustus 2023.
Agung menjelaskan penggerudukan bermula ketika Kakumdam I Bukit Barisan, Kolonel Muhammad Irham Djannatung, menerima permohonan Mayor Dedi yang meminta agar diberi wewenang.
Permintaan pemberian wewenang ini untuk memberikan bantuan hukum keponakannya, ARH, pada 1 Agustus 2023.
Pada 3 Agustus, Kakumdam I/Bukit Barisan mengirim surat permohonan penangguhan penahanan ARH kepada Kapolrestabes Medan, Kombes Valentino Alfa Tatareda.
Keesokan harinya, Dedi menanyakan jawaban surat tersebut kepada Kasatreskrim Polrestabes Medan, Kompol Teuku Fathir Mustafa, karena keponakannya masih ditahan.
Melalui WhatsApp, Fathir menyampaikan keberatan terkait penangguhan penahanan. Sebab, masih ada tiga laporan polisi terhadap ARH.
Dedi pun meminta jawaban tertulis atas surat yang dikirim sebelumnya.
Baca Juga: Disinggung Kesiapan Jadi Cawapres Ganjar, Mantan Panglima TNI Andika Perkasa: Siap!
Sebab tidak ada jawaban tertulis, Dedi bersama rekan-rekannya mendatangi Polrestabes Medan pada 5 Agustus 2023 dan bertemu Kasatreskrim.
Pertemuan ini memanas dan viral di media sosial.
"Kedatangan Mayor Dedi Hasibuan bersama rekan-rekannya di kantor Polrestabes Medan dengan berpakaian dinas loreng pada hari libur, hari Sabtu, dapat diduga atau dikonotasikan merupakan upaya show of force kepada penyidik Polrestabes Medan," kata Agung dalam konferensi pers di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (10/8/2023).
Unjuk kekuatan ini, kata Agung, merupakan upaya Mayor Dedi untuk mempengaruhi proses hukum terhadap keponakannya.
Berdasarkan video yang viral, Agung mengatakan tidak ada personel TNI di Polrestabes Medan berkonsentrasi mendengarkan duduk persoalan.
Alih-alih, mereka malah lalu lalang dan Mayor Dedi membentak Kasatreskrim.
Berita Terkait
-
Diduga Show of Force Bela Ponakan yang Ditahan, Kronologi Mayor Dedi Hasibuan Ajak Anak Buah Geruduk Polrestabes Medan
-
Profil Lengkap Bupati Banyumas Achmad Husien yang Kecele oleh Maba Pendukung Anies Baswedan
-
Diminta Gibran Maju Sekda Solo, Ini Respon Eks Camat Gajahmungkur Ade Bhakti Ariawan
-
Viral Pria Santai Terobos Jalanan Dicor: Nih Orang Waras Gak Yah?
-
Video Viral Curhatan Santri Mahad UIN Walisongo Sering Dikasih Makanan Basi: Kita Manusia
Terpopuler
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- 9 HP Gaming Terjangkau Rekomendasi David GadgetIn Buat Lebaran 2026, Performa Kencang!
- Apa Jawaban Minal Aidin Wal Faizin? Simak Arti dan Cara Membalasnya
- 7 HP Paling Murah yang Bisa Kamu Beli saat Idulfitri 2026
Pilihan
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
Terkini
-
Motor Hantam Lubang di OKU Timur Berujung Maut, Ditabrak Mobil Kabur: Ini 5 Fakta Tragisnya
-
Duka di Maybrat: Dua Prajurit TNI AL Gugur Usai Kontak Tembak dengan KKB, Senjata Dirampas
-
Mobil Hangus Terbakar di Perumahan Kota Bunga Cipanas, Api Diduga dari Gardu Listrik
-
Update Arus Lebaran 2026: Kemacetan Mengular dari Cikaledong hingga Cagak Nagreg Malam Ini
-
Bukan Cuma Zoro! 8 Karakter Anime yang Pernah Dihidupkan Mackenyu Arata
-
Duduk Perkara Oknum Wartawan Peras Kepala Lapas Pekanbaru, Akhirnya Ditangkap
-
Antrean BBM Panjang di Pontianak, Warga Sudah Resah: Benarkah Tidak Langka?
-
Mengenal 2 Konsep Huntap yang Akan Dibangun Satgas PRR untuk Penyintas Bencana Sumatera
-
Nyawa Ibu dan Bayi Taruhannya, Polisi di Bogor Buka Jalan di Tengah Lautan Kendaraan Lebaran
-
MAKI Sindir KPK Soal Penahanan Rumah Yaqut Secara Diam-diam: Layak Masuk Rekor MURI