Timnas Indonesia bakal menjalani Piala Asia 2023 yang bakal dihelat di Qatar pada Januari 2024 mendatang. Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong diminta untuk bisa membawa skuad Garuda melangkah jauh di event empat tahunan itu
Seperti diketahui, Timnas Indonesia masuk dalam grup D penyisihan Piala Asia 2023. Anak asuh Shin Tae-yong nantinya akan bersaing dengan dua negara kuat yakni Jepang dan Iraq termasuk rival berat Skuad Garuda di kawasan Asia Tenggara, Vietnam.
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir bahkan mengultimatum Shin Tae-yong agar tampil habis-habisan di setiap laga Piala Asia 2023 itu.
Pria yang juga menjabat Menteri BUMN itu juga meminta para pemain Timnas Indonesia tak gentar menghadapi lawan-lawan tanggung di Piala Asia 2023.
"Kita sudah tahu kualitas Jepang levelnya sudah elite dunia, juga dengan Irak dan Vietnam. Seluruhnya adalah tim yang tangguh," kata Erick Thohir, Minggu (13/8/2023).
"Tapi semua bisa terjadi dalam 90 menit dan semua dimulai dengan skor 0-0," ungkap eks bos klub Serie A Italia, Internazionale Milan dikutip dari Denpasar.Suara.com (Jaringan Suara.com), Minggu (13/8/2023).
“Kita siap, meski tantangannya tidak mudah,” ujar Erick Thohir.
Erick Thohir juga meminta para pemain Timnas Indonesia agar dalam kondisi siap tempur selama Piala Asia 2023 itu.
Timnas Indonesia yang masuk dalam pot 4 alias tim non unggulan. Hal tersebut diharapkan Erick Thohir bisa membuat skuad garuda tampil lepas dan termotivasi untuk membuktikan kualitas di setiap laga yang dijalani.
“Timnas kita harus menunjukkan perkembangan yang positif. Meski kita tahu Piala Asia ini dihuni negara yang levelnya sudah dunia,” ujar Erick Thohir.
Baca Juga: Asnawi Mangkualam Tambah Moncer, Shin Tae-yong Dukung ke Kasta Tertinggi Liga Korea Selatan
“Ini jelas menjadi tantangan sekaligus peluang kita untuk semakin meningkatkan level permainan timnas,” tegasnya.
Erick Thohir begitu yakin di bawah tangan dingin Shin Tae-yong. Timnas Indonesia punya peluang terbuka untuk bersaing di Piala Asia 2023 mendatang.
“Kesempatan ini mesti kita manfaatkan dengan berjuang hingga peluit akhir,” tandasnya.
Berita Terkait
-
Jordi Amat Balik ke Eropa, Langsung Jadi Incaran Klub Turki Trabzonspor
-
Ivar Jenner Tembus Skuad Utama FC Utrecht Pada Laga Kontra PSV Eindhoven, Sayangnya Tak Diturunkan
-
Takut Anies Baswedan Makin Tenar, Pembukaan Piala Dunia U-17 di JIS Tak Boleh Spektakuler, Benarkah?
-
Asnawi Mangkualam Tambah Moncer, Shin Tae-yong Dukung ke Kasta Tertinggi Liga Korea Selatan
-
Media Vietnam Soroti Shin Tae-yong Karena Boyong Pemain yang Dihukum AFC ke Piala AFF U-23 2023
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan