Musisi Anji akhirnya buka suara terkait akun YouTube miliknya, Dunia MANJI, yang dipolisikan band Radja. Pelaporan itu terkait dugaan pencemaran nama baik.
Melalui akun Instagram pribadinya, Anji mengaku belum bisa memberi keterangan lebih jauh terkait pelaporan tersebut.
Pelantun lagu Bidadari Tak Bersayap ini mengatakan ingin menunggu lebih lanjut perkembangan pelaporan itu.
"Teman-teman media, maafkan saya belum bisa memberi keterangan apa pun karena masih menunggu perkembangan pelaporannya. Yang dilaporkan adalah konten/channel Dunia Manji, bukan Anji. Ini perlu dijadikan catatan," tulis Anji, dikutip pada Jumat (18/8/2023).
"Jadi saya masih menunggu adanya panggilan klarifikasi berhubungan dengan hal itu. Jika memang sudah jelas, nanti saya infokan, ya. Terima kasih," sambungnya.
Pada kesempatan itu, Anji juga menegaskan dengan adanya laporan tersebut jangan sampai melupakan kasus soal misteri pencipta lagu Cinderella yang dibawakan band Radja.
"Oh iya, adanya pelaporan ini jangan sampai jadi melupakan kasus utamanya ya. Siapakah pencipta lagu Cinderella yang sebenarnya? Itu," tegas Anji.
Dicaci hingga Diboikot
Diketahui, band Radja melaporkan akun YouTube Dunia MANJI milik penyanyi Anji ke Polda Metro Jaya, Selasa (14/8/2023), terkait pencemaran nama baik.
Pihak Radja merasa nama baiknya dicemarkan akibat konten podcast Anji terkait polemik lagu Cinderella, yang diklaim diciptakan oleh Rival Bayu alias Ipay, bukan oleh Ian Kasela.
Pasca podcast itu beredar, band Radja mendapat perlakuan tidak enak di masyarakat. Di mana dituduh maling, dicaci bahkan diboikot.
"Kami melaporkan adanya dugaan pencemaran nama baik melalui salah satu akun YouTube yang membuat grup Radja tercemar bahkan diboikot, dihina, dimaki oleh masyarakat yang tidak tahu apa sih yang sebenarnya terjadi."
"Yang kami laporkan di sini akun YouTube dunia MANJI," ucap Sunan Kalijaga, selaku kuasa hukum Radja, di Polda Metro Jaya, Senin (14/8/2023).
"Kami melaporkan YouTube dunia MANJI karena di sinilah asal muasal atau pangkalnya kegaduhan terjadi yang menyebabkan klien kami band Radja diboikot dan dirugikan," sambungnya.
Gitaris Radja, Moldy mengatakan, dirinya kecewa kepada Anji karena tidak ada konfirmasi terkait konten di YouTube Dunia MANJI itu yang dinilai merugikan pihak Radja tersebut.
"Sangat kecewa, karena Radja tidak mengganggu dia (Anji), enggak ngomongin dia. Kenapa dia memberikan dampak begini?" ucapnya.
"Dari dunia MANJI juga nggak ada konfirmasi apa-apa ke kita, masalahnya di situ yang kita sayangkan, main upload dan membentuk opini publik seolah Radja itu maling, seolah Radja itu pencuri, ada bukti nggak?" imbuh Moldy.
Moldy juga menilai bintang tamu yang diundang ke podcast Dunia Manji itu tidak kredibel.
"Intinya, Radja tidak terima atas Dunia MANJI yang menghadirkan narsum yang tidak valid," ujarnya.
Laporan band Radja itu telah terdaftar dengan nomor LP/B 4764/VIII/2023/SPKT POLDA METRO JAYA atas nama pelapor Rana Arinansyah selaku manajemen band Radja.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
21 Ribu Warga Yogyakarta Terdampak Perubahan Desil, Wali Kota Siapkan Refocusing Anggaran
-
Doa Shin Tae-yong: Semoga Ada Solusi Terbaik buat Jakmania dan Manajemen Persija
-
Persib Bandung Wajib Waspada! Teja Paku Alam Ungkap Ancaman Serangan Balik Manila Digger
-
Bisikan Sang Ayah Bikin Agil Bangkit, Mahasiswa UT Ini Raih Podium Campus League
-
Penanganan Karhutla Jangan Cuma Hitung Luasan, Pakar UGM Soroti Habitat Satwa
-
Kader PDIP Jadi Tersangka Kasus Intimidasi Dokter Icha di NTT, Hasto Buka Suara
-
Tangis Pecah Gus Yahya, LPJ PBNU 2021-2026 Diterima Muktamar ke-35 NU
-
Penuhi Panggilan sebagai Saksi, BPKH Tegaskan Komitmen Dukung Penegakan Hukum
-
Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Lokasi Parkir Merdeka Run 81 Tahun Indonesia Besok
-
Geger Skandal Sekpri vs Wabup Sumedang: Rumah Dinas Jadi Sorotan, Pemprov Turun Tangan