Salah satu akun YouTube diduga melakukan penghinaan terhadap Nabi Muhammad. Direktorat Tindak Pidana Siber (Dittipisdsiber) Bareskrim Polri tengah mendalami kasus tersebut.
Akun YouTube yang diduga menghina Nabi Muhammad SAW tersebut bernama @sunnahnabi1 atau Sunnah Nabi. Dalam akun tersebut, terdapat sejumlah video animasi yang menggambarkan wajah Nabi Muhammad dengan jelas.
Diketahui, akun tersebut telah memiliki ribuan pengikut dengan total penonton lebih dari 1 juta orang.
1. Klaim Ajaran Nabi Tidak Sepenuhnya Disampaikan
Akun YouTube tersebut menampilkan video animasi tentang Nabi Muhammad dan ajaran agama Islam yang menurutnya tidak disampaikan secara jujur oleh kalangan ulama dengan tujuan tertentu.
Akun itu mengatakan bahwa ulama dengan sengaja menyembunyikan perbuatan, tabiat, dan tindakan sang Nabi demi tetap menampilkan Islam sebagai agama yang damai untuk seluruh umat manusia.
2. Dikecam Waketum MUI
Mengetahui adanya hal tersebut, Anwar Abbas sebagai Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) turut menyoroti persoalan yang kini tengah viral tersebut.
Anwar memandang, akun ‘Sunnah Nabi’ telah mendiskreditkan Nabi Muhammad dan sudah menyudutkan agama Islam.
Baca Juga: Bareskrim Selidiki Akun YouTube Diduga Unggah Sejumlah Video Hina Nabi Muhammad
Anwar Abbas meminta kepada pemerintah, terutama Kementerian Komunikasi dan Informatika serta pihak kepolisian untuk menghentikan peredaran akun YouTube tersebut.
3. Diselidiki Bareskrim
Sebelumnya, Bareskrim Polri sudah menyelidiki sebuah kanal YouTube yang diduga menghina Nabi Muhammad SAW. Direktur Tindak Pidana SIber Bareskrim Polri Brigjen Adi Vivid Agustiadi Bachtiar menjelaskan pihaknya kini tengah melakukan penyelidikan.
4. Menkominfo Take Down Akun
Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Budi Arie Setiadi memastikan bahwa Kementerian Kominfo akan melakukan pemutusan akses (take down) terhadap akun YouTube @sunnahnabi1.
Budi menyebut Kementerian Kominfo kini tengah melakukan identifikasi (profiling) terhadap akun YouTube tersebut. Budi juga memastikan Kementerian Kominfo sudah mengajukan pemblokiran atas seluruh konten di akun YouTube @sunnahnabi1.
Berita Terkait
-
Bareskrim Selidiki Akun YouTube Diduga Unggah Sejumlah Video Hina Nabi Muhammad
-
Polisi Tetapkan Sembilan Tersangka Perkara Robot Trading Net89 dengan Nilai Kerugian Rp 1,4 Triliun
-
Kasus Korupsi Dana BOS dan TPPU Naik Penyidikan, Panji Gumilang Kembali Tersangka?
-
Periksa Puluhan Saksi Dan 5 Ahli, Bareskrim Bakal Panggil Rocky Gerung Terkait Dugaan Hina Jokowi
-
Berkas Kasus Penistaan Agama Panji Gumilang Rampung, Polri Limpahkan ke Kejaksaan
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
3 Emiten Lolos Pemotongan Kuota Batu Bara, Analis Prediksi Peluang Untung
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
Terkini
-
Prabowo Kumpulkan Eks Menlu: Apa Saja Poin Krusial Arah Politik Luar Negeri di Istana?
-
Partai Demokrat Desak Angka Ambang Batas Parlemen Dikecilkan, Herman Khaeron Ungkap Alasannya!
-
Temui Putra Mahkota Abu Dhabi, Megawati Kenalkan Pancasila sebagai Falsafah Pemersatu Bangsa
-
Saat Indonesia Jadi Pasar Rokok Terbesar ASEAN, Siapa Lindungi Generasi Muda?
-
OTT Beruntun di Kemenkeu, KPK Sita 3 Kg Emas dan Duit Miliaran dari Penangkapan Pejabat Bea Cukai
-
Edit Logo NU dan Disamakan dengan Simbol Yahudi, Warga Laporkan Akun X ke Polda Metro Jaya
-
Mensesneg Bocorkan Jadwal Pelantikan Hakim MK Baru Adies Kadir
-
PM Australia Anthony Albanese ke Jakarta Besok, Cek 8 Ruas Jalan yang Kena Rekayasa Lalin
-
BPJS PBI Dinonaktifkan Tanpa Pemberitahuan, Puluhan Pasien Cuci Darah Jadi Korban Ditolak RS
-
Bocah 10 Tahun di Ngada Bunuh Diri, Menteri PPPA Sentil Kerapuhan Sistem Perlindungan Anak Daerah