Keputusan Budiman Sudjatmiko mendukung Prabowo Subianto di Pilpres 2024 jadi polemik.
Keputusan yang diambil oleh mantan aktivis 98 ini pun menuai banyak informasi menyesatkan alis hoax, ada juga disinformasi seputar itu.
Budiman Sudjatmiko sendiri menegaskan bahwa ia masih menjadi kader PDI P, meski dukungan kepada Prabowo membuat eks ketum PRD itu dibayang-bayang pemecatan oleh PDI P.
"Saya tidak terpikir. Saya tidak terpikir pindah, karena saya masih PDI Perjuangan," ujar Budiman saat dihubungi, seperti dikutip, Selasa (22/8).
"Tapi, ideologis saya sama. Pilihan saya secara politik yaitu pertimbangannya ideologis dan strategis, ketika membentuk Prabu (relawan Prabowo Budiman Bersatu) kemarin," jelasnya.
Keputusan dari Budiman Sudjatmiko ini juga munculkan banyak informasi menyesatkan alias disinformasi di sejumlah platform sosial media.
Salah satu akun Youtube KOPI POLITIK unggah video dengan narasi judul bahwa Budiman Sudjatmiko diusir oleh ketum PDI P Megawati Soekarnoputri di depan Jokowi.
"MEGAWATI MURKA !! DETIK-DETIK PDIP USIR BUDIMAN SUDJATMIKO DI DEPAN JOKOWI,"
Pengunggah video juga tampilkan thumbnail dengan narasi yang sama dengan judul.
"Breaking news! Megawati nait pitam. Muak dipermainkan, PDI P usir Budiman Sudjatmiko,"
Faktanya, video berdurasi 7 menit 31 detik tersebut hanya memuat informasi seputar keputusan Budiman mendukung Prabowo Subianto di Pilpres 2024.
Video juga menampilkan potongan klip dari sejumlah akun Youtube yang membahas keputusan Budiman mendukung Prabowo.
Dari awal hingga akhir video tidak ditemukan bukti valid dan terverfikasi bahwa Megawati Soekarnoputri usir Budiman di depan Jokowi.
Faktanya, video tersebut diunggah pada Senin 21 Agustus 2023, sementara Presiden Jokowi sendiri sedang melakukan kunjungan ke Afrka.
Pihak PDI P pun sampai saat ini belum memberikan keterangan resmi terkait status Budiman Sudjatmiko sebagai kader mereka.
Kesimpulan, video dengan narasi judul bahwa Megawati Soekarnoputri usir Budiman Sudjatmiko di depan Jokowi memuat disinformasi.
Tag
Berita Terkait
-
Sentil Budiman Sudjatmiko, Ketua PDIP Kota Malang Ingatkan Kader Jangan Bermanuver
-
PN Jaksel Gelar Sidang Gugatan Terhadap Rocky Gerung Hari Ini!
-
Timnas Indonesia U-23 Tumbangkan Vietnam di Semifinal Piala AFF U-23 2023, Ramadhan Sananta Hattrick, Benarkah?
-
Diisukan Lagi Gak Akur, Megawati 'Spill' Hubungannya dengan Jokowi
-
Blak-blakan, Megawati: Kadang-kadang Saya Bilang Sama Pak Jokowi, Udah Deh Bubarkan Saja KPK
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
Terkini
-
Argentina Hajar Austria: Lionel Messi 18 Gol Top Skor Sepanjang Masa Piala Dunia
-
Dari Persia Kuno! Isi Lengkap Surat Timnas Iran, Kirim Pesan Damai untuk Dunia
-
Kylian Mbappe: Jujur, Lionel Messi Pemain Terbaik Dunia
-
Ilmu Lagi Aje dari Gue! Viking Row Suporter Norwegia Berakar dari Konser Metal
-
Praktik Sihir di Piala Dunia: Dulu Cristiano Ronaldo Kini Harry Kane Jadi Target
-
Lalui Perjalanan Darat 10 Bulan Sejauh 17 Ribu Km, Tiga Orang Ini Akhirnya Bisa Nonton Messi
-
Lionel Messi Sah Pencetak Gol Terbanyak Piala Dunia, Argentina Ungguli Austria
-
Profil Andy Burnham Calon PM Inggris: Penganut Manchesterism yang Diteriaki Bukan Messiah
-
Tangis Tertahan Keir Starmer: Mundur sebagai PM Inggris, Tekanan Partai Jadi Pemicu
-
Detik-detik Lionel Messi Gagal Eksekusi Penalti: Kegagalan ke-8 La Pulga