Keputusan Budiman Sudjatmiko mendukung Prabowo Subianto di Pilpres 2024 menjadi bola panas. Politisi PDI P, Deddy Yevri Hanteru Sitorus membongkar borok dari mantan aktivis 98 tersebut.
Menurut Deddy, Budiman saat ini playing victim. Lebih lanjut kata Deddy, Budiman seolah tak tahu terima kasih padahal utang-utang miliknya yang mencapai miliaran rupiah dibayari oleh Sekjen PDI P.
"Tetapi pintarnya Budiman, mau main sandiwara. Saya gak mau mundur, saya sedih. Dia inginnya supaya PDI P pecat saja. Maksdunya apa? mau main sineteron, mau playing victim" kata Denny seperti dilihat dari video unggahan akun Tiktok @deddyyevrisitorus, Selasa (22/8).
"Banyak banget alasan lo Bud. Mulai dari persatuan kaum nasionalis, lalu kepentingan strategis, lalu lebih berat berkawan daripada berlawan,"
"Kita tahu siapa Anda. Anda punya banyak masalah di bidang keuangan, anda punya banyak ambisi, padahal kita bertahun-tahun banyak mengurus Anda. Sekjen langsung, utang-utang anda kita beresin, yang begitu besar, miliaran, tapi ya ternyata tidak ada artinya buat Anda,"
"Anda datang ke Sekjen minta kuris menteri kalau pak Ganjar menang, tentu saja kami kaget. Karena tidak ada yang bisa menggaransi itu, bahkan ibu Megawati," jelas Deddy.
Sebelumnya, Budiman Sudjatmiko menegaskan bahwa ia masih menjadi kader PDI P, meski dukungan kepada Prabowo membuat eks ketum PRD itu dibayang-bayang pemecatan oleh PDI P.
"Saya tidak terpikir. Saya tidak terpikir pindah, karena saya masih PDI Perjuangan," ujar Budiman saat dihubungi, seperti dikutip, Selasa (22/8).
"Tapi, ideologis saya sama. Pilihan saya secara politik yaitu pertimbangannya ideologis dan strategis, ketika membentuk Prabu (relawan Prabowo Budiman Bersatu) kemarin," ungkap Budiman.
Berita Terkait
-
Panda Nababan Cap Budiman Sudjatmiko Pengkhianat: Omong Kosong Bakal Tetap di PDIP!
-
Eks Rekan Satu Sel Di Cipinang Tuding Budiman Sudjatmiko Pengkhianat, Coreng Nama Baik Aktivis 98
-
Breaking News! Muak Dipermainkan, Megawati Naik Pitam Usir Budiman Sudjatmiko di Depan Jokowi, Benarkah?
-
Sentil Budiman Sudjatmiko, Ketua PDIP Kota Malang Ingatkan Kader Jangan Bermanuver
-
Bobby Nasution Ajak Masyarakat Pilih Ganjar Pranowo: Sudah Jelas Track Recordnya
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Mau Gelar Scudetto, Haram Buat Pemain Inter Milan Salahkan Wasit Kalau Kalah
-
Pecah Kongsi? Netanyahu Sindir Donald Trump Soal AS Mau Negosiasi dengan Iran
-
Trump Klaim Iran Mau Berunding, Teheran: Bohong! AS Gemetar dengan Rudal Sejjil
-
Demi Tiket Piala Dunia 2026, Gennaro Gattuso: Pemain Dilarang Lembek, Berjuang Mati-matian
-
Penumpang Ungkap Momen Mencekam Tabrakan Pesawat Air Canada, Pilot Selamatkan Banyak Nyawa
-
Kim Jong Un Terpilih Lagi Jadi Presiden Korut, Sang Adik Hilang Misterius
-
Viral Polisi Ditantang Duel Remaja di Blitar saat Sita Petasan Siap Meledak, Ini Kronologinya
-
Sinopsis Project Hail Mary, Misi Ryan Gosling Selamatkan Bumi dari Kepunahan
-
Momen Idulfitri, Prabowo Hubungi Presiden Palestina Mahmoud Abbas Bahas Solidaritas Bangsa
-
Menlu Israel Klaim 40 Negara Labeli Garda Revolusi Iran sebagai Teroris, Ada Indonesia?