Seperti diketahui, sejumlah klub Liga Arab Saudi jor-joran untuk datangkan pemain bintang dunia, mulai dari Cristiano Ronaldo, N'Golo Kante, Karim Benzema, Neymar dan bintang-bintang lainnya.
Sementara Al-Shabab beberapa kali gagal datangkan pemain dunia seperti Hakim Ziyech yang memilih gabung ke Galatasaray. Al Shabab terakhir juga gagal datangkan Hugo Lloris, Yannick Carrasco sampai Samule Umtiti.
Pada 2015 lalu, kesabaran suporter Real Madrid sudah berada di titik nadir. Penampilan El Real di ajang La Liga musim itu benar-benar membuat para suporter sudah habis kesabaran. Puncaknya terjadi usai laga El Classico melawan Barcelona. Real Madrid keok di laga itu.
Hasil buruk itu membuat sejumlah suporter Real Madrid menumpahkan amarah mereka dengan menyerang mobil yang dikendaraain pemain Real Madrid usai laga tersebut.
Dikutip dari Marca, saat itu dua orang fans Madrid terekam kamera menghadang mobil pemain Madrid yang sedang meninggalkan stadion, mereka bahkan sempat menyerang mobil Gareth Bale dan Jese.
Sergio Ramos yang juga mendapat hadangan justru membalas tindakan dua fans ini. Ramos yang menghentikan kendaraanya di depan mereka, membuka kaca pintu mobilnya dan berdialog dengan dua orang tersebut.
Suporter AC Milan
Masih di tahun yang sama, aksi protes juga dilakukan suporter AC Milan yang menamakan diri mereka, Curva Sud Milano.
Baca Juga: Memungut Sampah Lebih Terhormat Dibanding Memukul dan Melempar Suporter Lawan
Setali tiga uang dengan suporter Real Madrid, aksi protes Curva Sud Milano juga didasari oleh penampilan buruk AC Milan.
Dikutip dari football-italia, aksi protes pun dilakukan dengan tidak masuk ke stadion San Siro saat AC Milan bertemu Cagliari.
Mereka hanya membentangkan poster-poster bertuliskan kritik untuk manajemen dan pemain AC Milan saat itu.
Suporter Sevilla
Aksi boikot pertandingan juga pernah dilakukan suporter Sevilla. Hal itu dilakukan mereka pada musim 2012/13.
Suporter Sevilla yang bernama Los Biris melakukan aksi boikot saat Sevilla bertemu dengan Real Madrid di ajang La Liga Spanyol.
Aksi boikot ini sendiri seperti dikutip dari Marca, sebagai aksi balasan kepada manajemen yang mencabut keanggotan suporter Sevilla yang kedapatan menyanyikakn chant bernada kritik untuk kinerja direksi.
Suporter Lazio
Tak mau kalah dengan suporter lain yang juga melakukan aksi boikot, suporter Lazio juga menerapkan hal serupa saat memprotes klub.
Aksi boikot itu terjadi pada 09 Maret 2014 saat Lazio menjamu Atalanta di Stadion Olimpico.
Akibat aksi boikot tersebut stadion tampak lengang tak berpenghuni saat pertandingan berlangsung.
Ini merupakan aksi boikot dari fans Lazio kepada klub kesayangan mereka, tifosi Lazio memprotes sosok Claudio Lotito.
Suporter Glasgow Rangers
Aksi protes dilakukan suporter Glasgow Rangers pada 2014. Alasannya mereka memprotes kebijakan direksi yang berencana menjual saham mayoritas klub kepada buronan pemerintah Indonesia atas kasus Bank Century bernama Rafat Rizvi.
Dikutip dari Dailymail, fans Rangers sangat marah dan mendesak pihak direkasi segara mencabut keputusan dari Sandy Easdale, direktur Rangers saat itu yang menetapkan Rafat sebagai ketua klub.
Tag
Berita Terkait
-
Erick Thohir Pilik Kawasan Bekas Tambang jadi Lokasi Program Bakti BUMN
-
Memungut Sampah Lebih Terhormat Dibanding Memukul dan Melempar Suporter Lawan
-
Debut di Serie A Italia, Pemain Keturunan Indonesia Langsung Sumbang Assist Bareng AC Milan
-
Blak-blakan Bos Garuda Soal Isu Merger dengan Pelita Air
-
Erick Thohir Mau Merger Maskapai BUMN, Bos Garuda: Sabar Ya!
Terpopuler
- Rapor Duo Timnas Indonesia Ole Romeny dan Hubner Saat Fortuna Sittard Hadapi Olympiacos
- 6 Cara Membedakan Jam Tangan Seiko Asli atau Palsu, Biar Tidak Tertipu saat Beli
- 11 Pilihan HP Murah Bujet Rp1-2 Juta, Spek dan Performa Terbaik untuk Multitasking
- 4 HP dengan Baterai 8000 mAh Plus Tahan Hingga 2 Hari, RAM 8 GB Cocok Buat Ojol
- Daftar Tim Super League Paling Banyak Rekrut Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
AS dan Iran Saling Gempur 8 Malam Berturut-turut, Harga Minyak Melonjak Tajam!
-
Mengapa Produk 'Tanpa Bahan Kimia' Kini Jadi Ladang Bisnis Menjanjikan
-
Prediksi Pencetak Gol Final Piala Dunia 2026: Spanyol vs Argentina
-
Perseteruan Wakil Rakyat, Polda Riau Turun Tangan Periksa CCTV
-
Keciduk CCTV! Pria di Tambora Gasak Motor Teknisi WiFi yang Kuncinya Tergantung Demi Biaya Hidup
-
Analisis Taktik Mendalam Final Piala Dunia 2026: Spanyol vs Argentina
-
Beri Kail Bukan Ikan: Inspirasi Cinta Laura Biayai Kuliah Asisten Pribadinya
-
Tahan untuk Beli, Harga Emas Antam Berpotensi Naik Pekan Depan
-
Tiki-Taka vs Sihir Messi: Prediksi Pertarungan Sengit Final Spanyol vs Argentina
-
Bukan Sekadar Rapuh: Membedah Stigma "Generasi Strawberry" pada Gen Z