Gunungan sampah yang berada di TPA Sarimukti, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat terbakar sejak Sabtu (19/8/2023). Amukan si jago merah awalnya terjadi di zona 4 TPA Sarimukti yang memang tidak aktif.
Menurut Komandan Regu Damkar Poswil Cikalonngwetan, Yadi Supriadi seperti dikutip dari laporan SuaraJabar.id, titik api terus bermunculan di lokasi TPA Sarimukti hingga Selasa (22/8) siang.
"Angin besar ditambah sampah plastik kering makin memudahkan api merembet. Maka kita minta bantuan dikerahkan seluruh Damkar di Bandung Raya," ungkapnya.
Kondisi terbakarnya TPA Sarimukti sejak akhir pekan lalu ini membuat warga di sekitar mulai mengalami masalah kesehatan.
Kepala Desa Sarimukti Uci Suwanda mengatakan, kepulan asap dari kebakaran TPA Sarimukti itu sudah sampai ke seluruh RW yang ada di wilayahnya. Bahkan, dia sudah menerima laporan sejumlah warga yang mengalami gangguan kesehatan.
"Dampak dari kebakaran TPA Sarimukti ini sudah sampai di 15 RW asapnya. Ada warga yang sudah mengeluhkan tenggorokannya sakit, sesak nafas sampai matanya pedih (iritasi)," ungkap Uci
Uci mengatakan asap tebal dari TPA Sarimukti itu mulai masuk ke pemukiman warga sejak Senin (21/8/2023) meskipun jaraknya cukup jauh.
"Kebakarannya itu kan mulai Sabtu, asapnya itu mulai berdampak ke warga kemarin," ucap Uci.
"Kita juga minta kebakaran ini bener-bener segera dibereskan jangan sampai semakin meluas. Karena dampak asap yang kebawa anginnya sangat berbahaya," kata Uci.
Baca Juga: Kebakaran Hebat Pasar Caringin Kota Bandung, 1 Orang Tewas di Lantai 2
Berita Terkait
-
Uji Coba Kereta Cepat Jakarta-Bandung, KCIC Siapkan Kanal Berbayar dan Gratis
-
4 Hari TPA Sarimukti Kebakaran, Warga Alami Sakit Tenggorokan hingga Sesak Nafas
-
Adi Satryo Somasi Warganet yang Serang Keluarganya di Sosial Media, Siap Bawa ke Ranah Hukum
-
Cetak Brace Lawan PSIS, Marc Klok Ingin Buat Tren Kemenangan Untuk Persib Bandung
-
Kebakaran di TPA Sarimukti Sudah Berlangsung 4 Hari, Pemulung Resah Tak Dapat Pemasukan
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Pengendalian Industri Tembakau Picu Menjamurnya Rokok Ilegal
-
Bank Sumsel Babel Pacu Digitalisasi Keuangan Daerah, Banyuasin Percepat Implementasi KKPD
-
Di Tengah Ramai Desakan Tes Urine, Prima Salam Kembali Muncul di Acara Gerindra
-
Rp160 Miliar Diduga Tak Pernah Masuk Kas Daerah, Aktor Utama Korupsi Sungai Lalan Dibidik
-
Dari Apel Premium hingga Cokelat, Gaya Hidup Sehat Ala Selandia Baru Hadir di Indonesia
-
PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang
-
Meski Angkat Koper, Arda Guler Selamatkan Wajah Timnas Turki di Piala Dunia 2026
-
Cerita Fajar Nugra Ubah Penampilan demi Film Pemikat Jiwa
-
Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang
-
Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA