Viral di media sosial memperlihatkan dua pemain Liga 1 Indonesia yakni Marc Klok dan Marko Simic jadi perbincangan netizen.
Banyak netizen dan The Jack memilih kembalinya Marc Klok ke Persija dibanding Marko Simic.
Dalam unggahan akun YouTube persijachannel, mereka memilih Marc Klok balik ke Persija. Alasannya yakni kasus sama dengan Marko Simic.
Namun Marko Simic lebih memilih untuk melaporkan ke FIFA saat berseteru dengan Persija, sedangkan Marc Klok tidak.
Untuk diketahui, saat ini Marko Simic sudah kembali lagi dengan Persija. Namun, performanya sangat menurun.
Alasan Marc Klok Cabut dari Persija
Mengutip dari berbagai sumber, alasan lain tersebut diungkapkan oleh Ketua Umum The Jak Mania, Diky Soemarno, ketika ditanya oleh netizen.
Disinggung oleh warganet, Diky pun sedikit buka-bukaan mengenai alasan lain Marc Klok tinggalkan Persija.
Diky Soemarno menyebut kalau Klok enggan untuk menandatangani addendum yang telah diajukan Persija Jakarta terkait gajinya.
Baca Juga: Marc Klok Cerita Momen Keseruan Bermain Satu Tim dengan Pemain Bayern Munich
Perlu diketahui, addendum adalah istilah dalam kontrak atau surat perjanjian yang berarti tambahan klausa atau pasal yang secara fisik terpisah dari perjanjian pokoknya.
Namun, secara hukum addendum melekat pada perjanjian pokok tersebut.
"Ya, intinya dia (Klok) tidak mau tanda tangan addendum yang kedua saja, tentang penyesuaian gaji," balas Diky Soemarno.
Sedangkan Marko Simic Yakni;
Marko Simic sempat akan melaporkan kasus dirinya dengan Persija Jakarta ke FIFA.
Ia sangat yakin bisa menang karena merasa tim berjuluk Macan Kemayoran sudah melanggar kesepakatan kontrak kerja sama.
Di sisi lain, Persija Jakarta membantah semua tuduhannya. Melalui rilis resminya klub menegaskan tidak pernah menahan haknya.
Mereka mengungkapkan kekecewaan yang dirasakan adalah masalah salah paham dalam memahami isi kontrak yang disepakati.
Namun Persija menegaskan akan mempertahankan diri.
Mereka pun siap jika pemain asal Kroasia tersebut tidak mau menyelesaikan sengketa ini dengan jalan kekeluargaan.
Akhir kisah kebersamaannya dengan Persija menjadi ironi. Sebab keduanya sempat menjadi satu kesatuan yang tidak terpisahkan tapi kini justru berseteru dan saling tuduh.
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Efek Maarten Paes? Ajax Suguhkan Kuliner Khas Indonesia saat Makan Siang, Ada Rendang hingga Soto
-
Mau Mudik Nyaman Tanpa Banyak Beban? Pertamina Bagi-bagi THR Ratusan Ribu Menjelang Lebaran
-
Safari Ramadan ke Ponpes di Klender, Kaesang Pangarep Didoakan Jadi Presiden
-
Manggis Subang Tembus China, LPDB Koperasi Siap Perkuat Pembiayaan Hingga Rp20 Miliar
-
7 Pilihan Sleeper Bus Terbaik Buat Mudik, Aman dan Fasilitasnya Komplet
-
Mengapa Kita Semakin Impulsif? 5 Faktor Pemicu dari Dunia Maya
-
Light Novel Isekai Romantis Populer Karya Kotoko Resmi Dapat Adaptasi Anime
-
Eks Klub Justin Hubner Menggila, Jaga Asa Bertahan di Premier League usai Bungkam Aston Villa
-
Indonesia Emas 2045 Butuh Koperasi Modern dan Generasi Produktif
-
Daftar Lokasi Penukaran Uang Baru di Bandung: Bank hingga ATM Pecahan Rp20 Ribu