Teka teki siapa calon wakil presiden (cawapres) Anies Baswedan masih jadi misteri. Terkait hal ini, beredar banyak video dengan narasi judul disinformasi yang menjurus ke hoax.
Salah satu akun Youtube unggah video dengan narasi yang menyebutkan bahwa Sandiaga Uno berhasrat besar jadi cawapres dari Anies Baswedan.
Sebelumnya, Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Sandiaga Uno angkat bicara soal wacana menduetkan Ganjar Pranowo dengan Anies Baswedan.
Menurut Sandiaga, ia akan merangkul Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Demokrat untuk berjuang bersama jika wacana tersebut terjadi di pemilihan presiden (Pilpres) 2024.
"Saya akan merangkul Demokrat terutama mas AHY dan PKS untuk berjuang bersama," kata Sandiaga, di kantor DPC PPP Kota Bekasi, Jumat (25/8).
Sampai saat ini baik pihak Sandiaga Uno ataupun PPP tidak memberikan keterangan resmi bahwa mereka bakal maju sebagai cawapres Anies Baswedan di Pilpres 2024.
Sementara itu, akun Youtube Ulasan Politik unggah video dengan narasi seolah-olah Saniaga Uno ambil paksa keputusan PPP agar muluskan hasratnya jadi cawapres Anies Baswedan.
"DEMI HASRAT JADI CAWAPRES ANIES!! SANDIAGA UNO AMBIL PAKSA KEPUTUSAN PARTAI PPP!!" tulis judul video.
Pada video juga terdapat thumbnail dengan narasi hampir mirip dengan judul video.
Baca Juga: Sandiaga Uno Sebut PKS Ada Kesamaan Pandangan dengan PPP Soal Wacana Duet Ganjar-Anies
"Demi hasrat cawapres Anies. Sandi loncati keputusan ketum partai PPP,"
Faktanya, pada video berdurasi 6 menit 59 detik tersebut tidak memuat informasi valid bahwa Sandiaga Uno mengambil paksa keputusan PPP untuk mendukungnya jadi cawapres Anies.
Video berisi potongan klip seputar cawapres Anies Baswedan dan pertemuan mantan Gubernur DKI Jakarta itu dengan tim 8 dari Koalisi Perubahan untuk Persatuan.
Faktanya, Sandiaga Uno terakhir hanya membuat pernyataan perihal wacana duetkan Ganjar Pranowo dengan Anies Baswedan di Pilpres 2024.
Kesimpulan, video dengan narasi bahwa Sandiaga Uno berhasrat jadi cawapres Anies Baswedan di Pilpres 2024 berisi disinformasi yang menjurus ke hoax.
Berita Terkait
-
Sudah Tahu Nama Cawapres di Kantong Anies, AHY Harap Segera Deklarasi: Bisa Hari Ini, Bisa Besok
-
Sandiaga Uno Gulirkan Program Juragan Lele dan Lalap untuk Pemberdayaan Lansia di Pancoran
-
Anies Beberkan Isi Pertemuan Bareng SBY, Surya Paloh dan Salim Segaf: Kita Solid dan Sudah Bicara Strategi ke Depan
-
PPP: Ibu-ibu dan Milenial Pemilih Sandiaga Tak Akan Dukung Ganjar Jika Tak Kunjung Disandingkan
-
FIFA Resmi Bekukan AFF Pasca Erick Thohir Buktikan Wasit Hiroki Kasahara Curang, Benarkah?
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- Sepeda Gunung Apa yang Bagus dan Murah? Ini 7 Rekomendasi Terbaik untuk Pemula
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
Terkini
-
Detik-Detik Mencekam di Sydney! Airbus A320 Nyaris Tabrakan dengan Boeing 777
-
Dukung Green Movement, PMII dan Nusa Jaya Perluas Ruang Hijau di Tengah Kota Jakarta
-
Menyamar Jadi Polisi, Pria Ini Curi Susu di 6 Minimarket Palembang, Gunakan KTA Polri Palsu
-
Novel Kisah Pi: Perjuangan Bertahan Hidup Bersama Harimau di Tengah Laut
-
Anti-Geser! 4 Chemical Sunscreen Lokal yang Nyaman Dipakai di Bawah Makeup
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Filosofi STY Bertemu Transformasi Bank Jakarta, Persija Bidik Juara Liga 1
-
Jalur Kematian Orang Indo! Belanda Didesak Sejarah Gelap Kolonial Masuk Kurikulum
-
Detik-detik Kebakaran Mobil Merambat ke Tempat Pengisian BBM di Bogor
-
Riau Sumbang 198 Hotspot, Karhutla di 3 Wilayah Capai 124 Hektare