Viral video yang memperilihatkan seorang laki-laki yang disebut kyai tengah memberikan ceramah kepada muridnya. Dia menyebut bahwa Rocky Gerung adalah Rasulullah Utusan Allah.
Sontak saja, pernyataan yang diungkapkan seorang kyai tersebut mendapatkan sorotan dan hujatan dari netizen. Pasalnya, lelaki yang menggunakan kopiah merah putih tersebut menyebut Rocky Gerung Rasulullah dan Utusan Allah.
Video tersebut diunggah akun instagram islah_bahrawi. Dalam keterangannya menyebutkan bahwa dirinya sudah beberapa kali menyuarakan dimana-mana bahwa saat ini banyak pemuka agama sibuk berpolitik.
"Ketika figur-figur pemuka agama lebih sibuk berpolitik, Ateisme akan menjadi agama baru. Rocky Gerung pun dianggap sebagai Rasulullah, karena mungkin dianggap sejalan dengan orientasi politiknya, atau mungkin caci maki Rocky dirasa mewakili perasaannya," tulisnya dikutip Selasa (29/8/2023).
Pada video tersebut si Kyai menyebutkan dengan lantang bahwa Rocky Gerung utusan Allah.
"Setelah abah tarik nafas 2023 kali, dan 1445 kali ditambah tarik nafas harian 825 kali keluar, bahwa Rocky Gerung adalah Rasulullah Utusan Allah," kata kyai tersebut.
Sontak saja, banyak netizen yang memberikan sorotan pada video tersebut, bahkan ada yang menyebut bahwa kyai itu merupakan guru spiritual Guru Spiritual Anies Baswedan.
"Guru Spiritual Anies Bukan?," tulis netizen.
"MUI MANA MUI, dasar ormas, gak ada duit gak kerja," tulis netizen.
Baca Juga: Cek Fakta: Minta Langsung Klarifikasi Ucapan yang Viral, Jokowi Panggil Rocky Gerung ke Istana
"Laskar wiro sableng 212 , will Smith hello kitty,mana suaranya nih, giliran ahok cepet,," tulis netizen.
"RG utusan Allah ? Allah itu semua maha kebaikan ada pada sifat Allah, yang benar saja utusan Allah busuk sekali ucapannya. Tarik nafas dihitung sampai ribuan ?," tulis netizen.
Sebelumnya, pernyataan Rocky Gerung di kanal YouTube milik Refly Harun menuai sorotan. Begini pernyataan Rocky yang dinilai menghina Jokowi, kalimat kasar kami sensor:
"Begitu Jokowi kehilangan kekuasaannya, dia jadi rakyat biasa, nggak ada yang peduli nanti. Tetapi, ambisi Jokowi adalah mempertahankan legasinya. Dia mesti pergi ke China buat nawarin IKN. Dia mesti mondar-mandir dari satu koalisi ke koalisi yang lain untuk mencari kejelasan nasibnya. Dia memikirkan nasibnya sendiri. Dia nggak mikirin nasib kita.
Itu b** yang t. Kalau dia b* pintar, dia mau terima berdebat dengan Jumhur Hidayat. Tapi b* t* itu sekaligus b** yang pengecut. Ajaib, b** tapi pengecut,"
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- Harga Beda Tipis: Mending Yamaha Gear Ultima, FreeGo atau X-Ride untuk Rumah Tangga?
Pilihan
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
Terkini
-
Kisah 13 Anak dan Dunia Penuh Kehangatan di Novel "Angin dari Tebing 1"
-
Kemnaker Tandatangani MoU dengan Wadhwani dan Indosat: Perkuat Ekosistem Ketenagakerjaan Nasional
-
Bahlil Tegaskan Tarif Listrik Tak Naik pada Mei
-
Tragedi Kereta Bekasi Tewaskan 16 Orang, Korlantas Bongkar Fakta Baru, Ada Tersangka?
-
Makassar Bakal Kehabisan Tempat Pemakaman di 2028, Apa Langkah Pemkot?
-
Motor Yamaha Satu Ini Bikin Scoopy Bisa Terpukul Mundur, Segini Harganya
-
OJK: DSI Masih Nunggak Bayar Dana Nasabah Rp 2,4 Triliun
-
Fungsional dan Eco-Friendly, VIVAIA Hadirkan Koleksi Kolaborasi dengan Seniman Prancis
-
Ironi di Balik Melesatnya Ekonomi Jatim: Sektor Pertanian Berjaya, Pengangguran Sarjana Tertinggi
-
Teror Kejahatan di Kota Makassar Kian Marak, Apa Pemicunya?