Beberapa waktu lalu, Park Hang-seo sempat dirumorkan diminati oleh PSSI. Eks pelatih Vietnam itu digadang-gadang bakal menjadi direktur teknik Timnas Indonesia.
Baru-baru ini, media Vietnam kembali hembuskan rumor soal itu. Laporan media Vietnam, An Giang Online menuliskan bahwa Park Hang-seo mengakui bahwa ada tawran untuknya setelah cabut dari timnas Vietnam.
"Pelatih Park Hang-seo menolak pergi ke Indonesia dan ingin terus berkontribusi untuk sepak bola Vietnam," tulis laporan tersebut.
Laporan ini bersumber dari pernyataan Park Hang-seo baru-baru ini. Ia mengatakan bahwa bahwa dirinya masih ingin berkontribusi pada sepak bola Vietnam.
"Dalam empat bulan setelah saya meninggalkan posisi pelatih kepala tim Vietnam, banyak tawaran dari klub-klub di ASEAN. Saya banyak berpikir, saya ingin membalas budi," ucap pelatih asal Korsel tersebut.
"Cinta fans Vietnam kepada saya begitu besar, hal itu yang memutuskan saya bertahan dan ingin terus berkontribusi kepada sepak bola Vietnam," lanjut Park.
Menurut Park Hang-seo, kesuksesan yang ia raih bersama Vietnam bukan hasil jerih payahnya seorang diri, namun juga karena kerja tim. Hal itu jadi syarat yang bisa membuatnya kembali melatih satu negara atau tim.
"Kelihatannya agak arogan untuk saat ini, tapi saya rasa kemampuan saya telah diuji di ASEAN. Kesuksesan saya tidak sendirian, saya butuh tim untuk mendampingi, memberi nasihat. Jika semua syarat itu terpenuhi, saya akan pertimbangkan untuk jadi pelatih," sambungnya.
"Tapi untuk saat ini, saya masih fokus pada akademi sepak bola di Vietnam dulu," jelasnya.
Baca Juga: Tawaran Rp9 Miliar dari Persib Terlalu Kecil Bagi Park Hang-seo, Tak Sebanding dengan...
Park Hang-seo sendiri baru-baru ini meresmikan akademi sepak bola atas namanya di Vietnam. Akademi ini sendiri berkolaborasi dengan satuan pendidikan di Vietnam untuk mencari bibit-bibit unggul sepak bola.
"Keinginan Park adalah kolaborasi antara lembaga pendidikan atau sekolah dengan akademi sepak bola untuk membangun landasan pembibitan pemain muda," ulas media Vietnam tersebut.
Berita Terkait
-
Indra Sjafri Ambil Alih Timnas Indonesia U-23 dari Shin Tae-yong Mulai 13 September, Buat Apa?
-
Terungkap Kenapa Shin Tae-yong Pilih Choi In Cheol Latih Timnas Indonesia Senior Lawan Turkmenistan, Bikin Kaget
-
'Ratunya PSSI', Cuplikan Video Ratu Tisha dan Shin Tae Yong Bikin Salting Netizen
-
Saddil Ramdani dan Jordi Amat Dapat Panggilan Timnas Indonesia, Media Malaysia Ikut Bangga
-
Satu Tanda Positif Timnas Indonesia U-17 Meski Kalah dari Korsel, Jadi Modal Berharga?
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- PERANG DIMULAI: Amerika dan Israel Serang Ibu Kota Iran
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
- Israel Bombardir Kantornya di Teheran, Keberadaan Imam Ali Khamenei Masih Misterius
Pilihan
-
Terungkap! Begini Cara CIA Melacak dan Mengetahui Posisi Ayatollah Ali Khamenei
-
Iran Klaim Hantam Kapal Induk USS Abraham Lincoln Pakai 4 Rudal, 3 Tentara AS Tewas
-
BREAKING: Mantan Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad Dilaporkan Tewas dalam Serangan Israel
-
Iran Kibarkan Bendera Merah di Masjid Jamkaran Usai Kematian Khamenei, Simbol Janji Balas Dendam
-
Profil Mojtaba Khamenei: Sosok Kuat Penerus Ali Khamenei, Calon Pemimpin Iran?
Terkini
-
Puji Lamine Yamal, Hansi Flick: Semua Orang Tahu Kualitasnya
-
Arne Slot Puas Liverpool Hajar West Ham, tapi Bukan Performa Terbaik Musim Ini
-
Hasil Akhir: Gol Telat Roman Paparyha Bawa Persis Solo Menang Dramatis
-
Terungkap! Begini Cara CIA Melacak dan Mengetahui Posisi Ayatollah Ali Khamenei
-
Jadwal Imsak Jakarta 2 Maret 2026: Waktu Sahur, Sholat & Doa Puasa Ramadan
-
Jadwal Imsak Bandar Lampung 2 Maret 2026 Lengkap dengan Niat Puasa Ramadan
-
Iran Klaim Hantam Kapal Induk USS Abraham Lincoln Pakai 4 Rudal, 3 Tentara AS Tewas
-
Jadwal Imsak Palembang 2 Maret 2026: Waktu Sholat Lengkap & Doa Niat Puasa Ramadan
-
Sejarah Bendera Merah di Masjid Jamkaran: Dari Balas Dendam Soleimani hingga Khamenei
-
Ayatollah Ali Khamenei Gugur, Ahlulbait Indonesia Gelar Doa 7 Hari: Perlawanan Tak Padam