Belakangan ini beredar klaim yang menyebut Google nobatkan Anies Baswedan sebagai gubernur terbodoh di dunia.
Klaim Google Anies Baswedan dinobatkan sebagai gubernur terbodoh di dunia beredar melalui video di media sosial Facebook.
"ANIES DI NOBATKAN OLEH GOOGLE SEBAGAI GUBERNUR TERBODOH DI DUNIA," tulis akun Facebook tersebut dikutip dari turnbackhoax.id.
Lantas benarkah klaim Google nobatkan Anies Baswedan gubernur terbodoh di dunia? Selengkapnya akan terjawab melalui artikel berikut ini.
Penjelasan Cek Fakta
Video berisi klaim Google Anies Baswedan dinobatkan sebagai gubernur terbodoh di dunia diunggah di salah satu media sosial Facebook.
Video tersebut memperlihatkan, hasil pencarian Google untuk gubernur terbodoh di dunia menunjuk kepada mantan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan.
Akun Facebook "John Zartiwan" itu kemudian memberi klaim bahwa Google menobatkan Anies Baswedan sebagai gubernur terbodoh di dunia.
Usai dilakukan penelusuran terkait informasi tersebut, ditemukan penjelasan yang membantah kekeliruan klaim pada unggahan tersebut.
Baca Juga: AHY Dicampakkan Anies, SBY: Kita Diselamatkan Allah SWT Untuk Tidak Dukung Pembohong di Pilpres 2024
Saat mengetik kata kunci "Gubernur Terbodoh" melalui pencarian google, pembaca memang diarahkan pada ulasan serta foto-foto dari mantan Gubernur DKI Jakarta itu.
Meski demikian, hal tersebut tidak menunjukan jika Google resmi menobatkan Anies Baswedan sebagai Gubernur terbodoh.
Munculnya Anies Baswedan saat diketik kata kunci Gubernur Terbodoh disebabkan karena fenomena algoritma.
CEO Google, Sundar Pichai menjelaskan jika Google menjelajah miliaran laman setiap pengguna mengetikkan kata kunci.
Google lalu mencocokkan laman tersebut dan memberikan peringkat berdasarkan lebih dari 200 indikasi.
Indikasi ini berupa relevansi, popularitas, paling baru, dan cara orang lain menggunakannya.
Berita Terkait
-
AHY Dicampakkan Anies, SBY: Kita Diselamatkan Allah SWT Untuk Tidak Dukung Pembohong di Pilpres 2024
-
Demokrat Senewen Cak Imin Dipilih Surya Paloh jadi Cawapres Anies, Nasdem Kutip Seruan Santri untuk Prabowo
-
17 Mayat Wanita Ditemukan di Ponpes Al Zaytun, Diduga Korban Seks Panji Gumilang, Benarkah?
-
Demokrat Ngamuk Cak Imin Dipilih Jadi Cawapres, Said Didu: Kenapa Pak Anies Disebut Pengkhianat?
-
Begini Isi Tulisan Tangan Anies Baswedan Berisi Janji Manis kepada AHY, Andi Arief: Ada yang Lebih Dashyat Bohongnya?
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
WNA China Diduga Dilecehkan Saat Bikin Video di Lovina Bali
-
Bibit Durian Diturunkan di Pelabuhan Makassar Padahal Punya Izin, Ini Respons Badan Karantina
-
Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam
-
Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus
-
Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit
-
Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor
-
Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi
-
Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo
-
Resah, Puluhan Pimpinan Media Lokal dari 4 Provinsi Kumpul di Pekanbaru Bahas Ekosistem Media
-
Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu