Muhammad Said Didu berikan komentar terkait tudungin partai Demokrat kepada Anies Baswedan sebagai pengkhianat pasca Nasdem pilih Muhaimin Iskandar alias Cak Imin sebagai cawapres.
Said Didu mempertanyakan tuduhan pengkhianat kepada Anies Baswedan yang disampaikan oleh partai Demokrat. Menurut Said Didu, Anies katanya hanya dipaksa untuk menerima Cak Imin sebagai cawapres.
"Katanya Pak @aniesbaswedan dipaksa, beliau belum tentu mau dan belum ada bukti menerima paksaan tsb, kenapa Pak Anies yg dituduh penghianat ?" cuit Said Didu di akun Twitter miliknya @msaid_didu
Sebelumnya, politisi Demokrat Andi Arief membongkar tulisan tangan diduga miliki Anies Baswedan, bakal calon presiden (Bacapres) dari Koalisi Perubahan untuk Persatuan. Tulisan ini berisi pinangan Anies kepada AHY untuk jadi cawapres di Pilpres 2024.
Anies dalam surat tertulis itu menyampaikan pesan keinginan agar AHY bisa menjadi pendampingnya untuk bertarung di Pilpres 2024.
"Melalui pesan singkat ini, kami bermaksud menyampaikan harapan, agar Mas AHY berkenan untuk menjadi pasangan dalam mengikuti Pilpres 2024," tulis isi pesan yang diunggah Andi Arief di akun Twitter miliknya.
Di akhir surat itu, Anies Baswedan juga membubuhkan tanda tangan dan surat itu dibuat pada 25 Agustus 2023 dan disaksikan oleh 2 orang.
Pada caption cuitannya itu, Andi Aried kemudian singgung soal kebohongan.
"Selama ini kita mengkritik pemimpin yang membohongi rakyat. Akan ada yang lebih dahsyat bohongnya?" tanya Andi.
Berita Terkait
-
Gabungan Kekuatan Anies dan Cak Imin: Potensi Kemenangan Kecil?
-
Kecewanya Demokrat Usai Kabar Duet Anies-Cak Imin: Surat Dibongkar, Kader Copot Baliho
-
PKB Dikabarkan Gabung ke NasDem Usai Cak Imin Dipilih Jadi Cawapres Anies, PAN: Ini Bukan karena Kami dan Golkar!
-
Copot Baliho Anies, Demokrat Kabupaten Malang Tegaskan Tetap di Jalur Perubahan
-
Opsi Anies-Cak Imin Mulai Dibahas Sepekan Lalu di Internal Partai, PKB: Momentum dengan Prabowo Sudah Lewat
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
- Lipstik Wardah yang Bagus Apa? Ini 4 Pilihan Paling Tahan Lama untuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
Terkini
-
Burnout 2026 Siap Guncang Solo, Seringai hingga Lucky Draw 2 Motor Chopper
-
Rano Karno Perintahkan Semua Rusun di Jakarta Dipasangi ATM
-
Pramono Siapkan Obligasi Daerah Pertama di Indonesia, Danai LRT hingga Sekolah
-
Polri Tegaskan Penangkapan WN Palestina Abdul Karim Sudah Sesuai Prosedur
-
DPRD Kota Bogor Ajak PIM Bogor Raya Sinergi Atasi Stunting dan UMKM
-
Bukalapak Bangun Mesin Pertumbuhan Baru, Teknologi Gaming Jadi Senjata Ekspansi Global Lewat Joytify
-
Berapa Harga Jam Tangan Alexandre Christie Wanita Paling Murah? Cek 5 Rekomendasinya
-
Ditunjuk Prabowo Jadi Jampidsus, Kuntadi Langsung Ditarget Bereskan Kasus Febrie
-
Kabar Baik untuk Emiten Batu Bara, PNBP Minerba Sudah Tembus 60% dari Target
-
Kredit Nganggur Masih Numpuk di Bank